Kompas.com - 16/05/2017, 14:42 WIB
Para petugas pemadam kebakaran usai bernegosiasi dengan Agustinus (48), yang sejak pagi tadi memanjat baliho di samping ruas Jalan Gatot Subroto, Selasa (16/5/2017). KOMPAS.com/Dea AndrianiPara petugas pemadam kebakaran usai bernegosiasi dengan Agustinus (48), yang sejak pagi tadi memanjat baliho di samping ruas Jalan Gatot Subroto, Selasa (16/5/2017).
Penulis Dea Andriani
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan petugas yang berusaha menurunkan Agustinus Woro (48) dari atas baliho yang dipanjatnya, Selasa (16/5/2017).

Pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur, itu kembali memanjat baliho setinggi sekitar 30 meter di samping ruas Jalan Gatot Subroto.

Kepala Sektor Damkar Tanah Abang Syarifudin mengatakan ada 20 petugas gabungan dari tim damkar Tanah Abang dan Roxy yang datang ke lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.

“Ini guna mengantisipasi katanya dia (Agustinus) ada infonya bawa bensin dan senjata tajam. Jadi petugas kami kerahkan cukup banyak,” ujar Syarifudin kepada Kompas.com, di lokasi.

(baca: Agustinus Kembali Panjat Baliho, Kali Ini di Jalan Gatot Subroto)

KOMPAS.com/Dea Andriani Para petugas pemadam kebakaran sedang bernegosiasi dengan Agustinus (48), yang sejak pagi tadi memanjat baliho di samping ruas Jalan Gatot Subroto, Selasa (16/5/2017).

(baca: Agustinus Panjat Baliho Lagi, Kali Ini di Bundaran Slipi)

Menurut Syarifudin, petugas damkar akan bernegosiasi hingga kurang lebih pukul 15.00 WIB. Apabila hingga waktu tersebut Agustinus belum turun, maka petugas damkar akan meninggalkan lokasi dan pemantauan selanjutnnya akan dilakukan kepolisian.

Sejak kurang lebih pukul 09.00 WIB, Agustinus kembali memanjat baliho untuk menyuarakan tuntutannya. Di setiap aksinya, Agustinus selalu membentangkan spanduk serta mengibarkan bendera merah putih.

Saat memanjat baliho di samping ruas Jalan Gatot Subroto, Agustinus tampak membentangkan tiga spanduk yang masing-masing memuat pesan kepedulian terhadap bayi dan anak-anak, serta isu politik.

Adapun di lokasi kini terdapat personel kepolisian dari Polsek Tanah Abang dan polantas yang berjaga.

Sebelumnya, Agustinus juga tercatat pernah memanjat baliho di dekat Bundaran Slipi, Harmoni, Kebon Jeruk, dan Grogol, Jakarta Barat.

(baca: Agustinus Panjat Baliho Lagi, Kali Ini di Kebon Jeruk)




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

Megapolitan
Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Megapolitan
Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Megapolitan
Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Megapolitan
Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Megapolitan
Soal SIKM, Pemprov DKI Tunggu Aturan Lebih Lanjut dari Kemenhub

Soal SIKM, Pemprov DKI Tunggu Aturan Lebih Lanjut dari Kemenhub

Megapolitan
Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Sehari Disuruh Layani 5 Pria

Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Sehari Disuruh Layani 5 Pria

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 20 April 2021

Megapolitan
Seorang Ibu Diusir Suami dan Dilarang Bertemu Anaknya, Sudah Lapor Polisi hingga Surati Jokowi

Seorang Ibu Diusir Suami dan Dilarang Bertemu Anaknya, Sudah Lapor Polisi hingga Surati Jokowi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X