Kompas.com - 19/05/2017, 13:20 WIB
Bazar sembako di kantor wali kota jakarta barat, Jumat (19/5/2017). KOMPAS.com/Sherly PuspitaBazar sembako di kantor wali kota jakarta barat, Jumat (19/5/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam bazar jelang Ramadhan yang digelar oleh Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) di Kantor Walikota Jakarta Barat, disediakan berbagai paket kebutuhan pokok dengan harga murah.

Paket kebutuhan pokok murah tersebut disediakan oleh Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero, yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang turut meramaikan bazar yang diselenggarakan dari Kamis (18/5/2017) hingga Jumat (19/5/2017) ini.

"Kami punya paket A dan B. Paket A isinya gula 1 kilogram, minyak goreng 900 mililiter, dan 5 kilogram beras seharga Rp 82.500. Sedangkan paket B berisi 2 kilogram gula, 1,8 liter minyak goreng dan 5 kilogram beras dengan harga Rp 107.500," ujar marketing PPI Persero, Slamet, saat ditemui Kompas.com, Jumat (19/5/2017).

(Baca juga: Jelang Ramadhan, Ada Bazar Kebutuhan Pokok di Kantor Wali Kota Jakbar )

Tak hanya PPI Persero yang menawarkan promo menarik, PT Lennar Boga Industri yang menjual aneka makanan beku pun menyediakan tester produknya sehingga pengunjung dapat mencicipi berbagai produk PT Lennar dengan gratis.

"Kami menyediakan rolade, sosis, burger, pisang roll dan makanan beku lainnya yang sudah kami goreng dan kami mempersilahkan pengunjung mencicipi produk kami ini," ujar penjaga stan, Susan, saat ditemui di lokasi yang sama.

(Baca juga: Pasar Murah di Pejaten Barat Mulai Digelar Pukul 09.00)

Berbagai minuman gratis pun dapat dinikmati para pengunjung bazar. Minuman-minuman gratis ini disediakan oleh PT Wings Food dan PT Mayora Indah Tbk.

"Kalau mau kopi gratis, datang saja ke stan Wings Food, kalau mau Energen gratis, ke stan PT Mayora," ujar Dewan Pembina APPSINDO sekaligus penanggung jawab acara Bazar Ramadhan di Kantor Walikota Jakarta Barat, Hasbi Chaipadmol, Jumat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beragam Pengetatan Aturan Keluar-Masuk Jakarta Jelang dan Usai Lebaran

Beragam Pengetatan Aturan Keluar-Masuk Jakarta Jelang dan Usai Lebaran

Megapolitan
Warga Johar Baru Sering Tawuran, Jembatan 'Disalahkan' dan Harus Ditutup

Warga Johar Baru Sering Tawuran, Jembatan "Disalahkan" dan Harus Ditutup

Megapolitan
Lokasi Tes Genose C19 di Jakarta sebagai Syarat Perjalanan

Lokasi Tes Genose C19 di Jakarta sebagai Syarat Perjalanan

Megapolitan
[Update 22 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 23 Pasien

[Update 22 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 23 Pasien

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Saat Mako Brimob Diserbu Tahanan Teroris: 5 Polisi dan 1 Napi Tewas

[POPULER JABODETABEK] Saat Mako Brimob Diserbu Tahanan Teroris: 5 Polisi dan 1 Napi Tewas

Megapolitan
Kabupaten Bekasi Catat 35 Kasus Baru Covid-19, Kamis Kemarin

Kabupaten Bekasi Catat 35 Kasus Baru Covid-19, Kamis Kemarin

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman karena Gagal Menyalip

Sebuah Mobil Tabrak Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman karena Gagal Menyalip

Megapolitan
KRI Nanggala Hilang Kontak, Keluarga di Depok Berharap Kolonel Harry Selamat

KRI Nanggala Hilang Kontak, Keluarga di Depok Berharap Kolonel Harry Selamat

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Naik Lagi Jadi 1.707 Pasien

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Naik Lagi Jadi 1.707 Pasien

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan

Megapolitan
8 Aturan Warga Jakarta yang Hendak Keluar Kota di Masa Pengetatan dan Larangan Mudik

8 Aturan Warga Jakarta yang Hendak Keluar Kota di Masa Pengetatan dan Larangan Mudik

Megapolitan
'Radhar Panca Dahana Itu 'Orang Gila', Pikirannya Gila, Visioner...'

"Radhar Panca Dahana Itu 'Orang Gila', Pikirannya Gila, Visioner..."

Megapolitan
Buntut Konten Tiktok Persalinan, Majelis Etik IDI Siapkan Fatwa Etika Bermedia Sosial untuk Dokter

Buntut Konten Tiktok Persalinan, Majelis Etik IDI Siapkan Fatwa Etika Bermedia Sosial untuk Dokter

Megapolitan
Teladan dari Radhar Panca Dahana, Tetap Gigih Menafkahi Keluarga meski Badan Sudah Ringkih

Teladan dari Radhar Panca Dahana, Tetap Gigih Menafkahi Keluarga meski Badan Sudah Ringkih

Megapolitan
Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X