Korsleting Listrik, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat Central Park

Kompas.com - 19/05/2017, 20:51 WIB
Mobil yang terbakar di dekat Mal Central Park akibat korsleting listrik, Jumat (19/5/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaMobil yang terbakar di dekat Mal Central Park akibat korsleting listrik, Jumat (19/5/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Akun Twitter Traffic Management Centre (TMC) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya,  @TMCPoldaMetro, Jumat (19/5/2017) malam melaporkan, sebuah mobil terbakar di dekat Central Park, Jakarta Barat.

"19:9 (WIB) Toyota Innova B 2268 NM terbakar di depan Central Park Jalan S Parman Jakbar dan sudah dalam penanganan DPK," tulis admin di akun resmi TMC Polda Metro Jaya itu.

Menurut saksi mata yang melihat kejadian tersebut, kebakaran terjadi di dekat mal Central Park, tepatnya di arah fly over.

"Ke arah fly over, tapi gak bikin macet," kata seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi Kompas.com melalui keterangan tertulis.

Kabid Bumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan penyebab terjadinya kebakaran tersebut. "Inova terbakar depan Central Park diduga karena korsleting," kata dia.

Berdasarkan foto yang diunggah akun resmi TMC Polda Metro Jaya, api membakar hampir seluruh bodi mobil dari bagian depan, menembus ke dalam hingga ke bagian belakang mobil. Meski demikian, Argo memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Tidak ada korban jiwa," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Megapolitan
5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Megapolitan
Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X