Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba

Kompas.com - 29/05/2017, 06:09 WIB
Ilustrasi perlintasan sebidang dengan rel kereta api.
 
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROIlustrasi perlintasan sebidang dengan rel kereta api.
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Perlintasan kereta api di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur telah ditutup untuk uji coba. Penutupan dilakukan menggunakan beton Movable Concrete Barrier (MCB).

Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman mengatakan, uji coba penutupan perlintasan sebidang Kebon Sereh, Pisangan Baru, sudah dilakukan sejak Jumat (26/5/2017) pukul 24.00.

Rencananya uji coba akan dilakukan hingga 3 Juli mendatang. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan dan mengurangi kemacetan.

"Kita tutup namun ini sifatnya masih uji coba sampai 3 Juli mendatang. Jika efektif maka akan diteruskan," kata Andreas, Minggu (28/5/2017).


Baca: Perlintasan Sebidang di Pasar Minggu Ditutup, Pengendara Kebingungan

Selama uji coba penutupan pintu perlintasan ini, kendaraan dialihkan ke perlintasan berikutnya di Pasar Enjo yang jaraknya sekitar 300 meter.

"Penutupan perlintasan kereta api ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengendara. Karena ini kawasan double-double track," kata Andreas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Cawang Akibat Luapan Kali Ciliwung Berangsur Surut

Banjir di Cawang Akibat Luapan Kali Ciliwung Berangsur Surut

Megapolitan
Utang Beli Sapi Tak Kunjung Dibayar, Pensiunan PNS di Depok Dicokok Polisi

Utang Beli Sapi Tak Kunjung Dibayar, Pensiunan PNS di Depok Dicokok Polisi

Megapolitan
Kasus Narkoba Menjerat Aulia Farhan 'Anak Jalanan', Positif Sabu dan Ekstasi

Kasus Narkoba Menjerat Aulia Farhan "Anak Jalanan", Positif Sabu dan Ekstasi

Megapolitan
Luapan Kali Ciliwung Sebabkan 13 RW di Jakarta Timur Kebanjiran hingga Ribuan Warga Mengungsi

Luapan Kali Ciliwung Sebabkan 13 RW di Jakarta Timur Kebanjiran hingga Ribuan Warga Mengungsi

Megapolitan
Toko Retail di Bekasi Siap Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Toko Retail di Bekasi Siap Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Megapolitan
Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Megapolitan
Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Megapolitan
Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Megapolitan
Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Megapolitan
Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Megapolitan
Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Cerita Pedagang Peti Jenazah, Sering Dengar Bunyi Ketukan dari Dalam Peti

Cerita Pedagang Peti Jenazah, Sering Dengar Bunyi Ketukan dari Dalam Peti

Megapolitan
BMKG: Hari Ini, Hujan Merata di Jabodebek

BMKG: Hari Ini, Hujan Merata di Jabodebek

Megapolitan
Megawati Kritik Formula E di Monas, Sekda DKI: Agar Indonesia Terkenal Dunia Akhirat

Megawati Kritik Formula E di Monas, Sekda DKI: Agar Indonesia Terkenal Dunia Akhirat

Megapolitan
Warga Akan Gelar Acara Kemanusiaan Peduli Corona di Pulau Reklamasi

Warga Akan Gelar Acara Kemanusiaan Peduli Corona di Pulau Reklamasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X