Apa Alasan Remaja Lenteng Agung Bacok Pengendara Sepeda Motor?

Kompas.com - 31/05/2017, 17:49 WIB
Media sosial Gambar yang diambil dari potongan video yang diduga merupakan penyerangan geng motor di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tujuh remaja warga Gang Tole, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengaku kepada polisi telah membacok pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Lenteng Agung pada Februari 2017 lantaran sedang mengincar geng motor.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, aksi brutal yang terekam video dan viral di dunia maya itu, sebenarnya salah sasaran.

"Malam itu rupanya ada kelompok pengendara yang merupakan korban, tiga kendaraan seperti yang terlihat di video, padahal yang menjadi sasaran itu geng motor ada di belakangnya," kata Iwan di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2017).

Saat itu, remaja di Gang Tole tengah resah dengan aksi geng motor yang bersileweran di dekat rumah mereka. Geng motor yang bukan dari wilayah Jakarta Selatan itu juga terpantau aktif di Instagram.


Pada malam itu, geng motor tersebut menyampaikan tantangan lewat Instagram, bahkan live menunjukkan bahwa mereka akan mengarah ke Lenteng Agung. Remaja Gang Tole yang kesal, bersiaga menjaga wilayah mereka dengan menunggu di pinggir jalan, tepatnya sebelum Stasiun Lenteng Agung ke arah Depok.

Yang terjadi kemudian adalah pengendara perempuan menjadi korban pembacokan dan pengeroyokan. Perempuan yang jadi korban tidak melapor polisi, melainkan langsung ke rumah sakit di Depok.

"Korban bukan geng motor, di mana korban dua-duanya perempuan," kata Iwan.

Polisi telah menetapkan dua dari tujuh remaja di bawah umur yang diamankan itu sebagai tersangka. Senjata tajam dan pakaian yang dikenakan dalam video menjadi bukti polisi menangkap tersangka.



EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya

Cerita Rajab Korban Penjarahan, Kaget Dipanggil Jokowi hingga Harus Pinjam Baju Batik Temannya

Cerita Rajab Korban Penjarahan, Kaget Dipanggil Jokowi hingga Harus Pinjam Baju Batik Temannya

Megapolitan
Sandiaga: Prabowo Tunggu Telepon Jokowi untuk Bertemu

Sandiaga: Prabowo Tunggu Telepon Jokowi untuk Bertemu

Megapolitan
Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Megapolitan
Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Megapolitan
Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Megapolitan
Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 'Influencer'

Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 "Influencer"

Megapolitan
FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Megapolitan
Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Megapolitan
Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Megapolitan
Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Megapolitan
Amien Rais Membantah, 'People Power' Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Amien Rais Membantah, "People Power" Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

Megapolitan
Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Megapolitan
Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan

Close Ads X