Kompas.com - 02/06/2017, 05:41 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi kembali mengamankan satu orang lagi terduga pelaku presekusi terhadap M (15). Polisi sebelumnya sudah mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial M dan U.

Persekusi merupakan perburuan sewenang-wenang terhadap seseorang atau sekelompok orang.

"Pengembangan kasusnya, kami masih melakukan proses pemeriksaan terhadap tersangka. Sudah ada tiga orang yang kami periksa," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Rudi Herianto Adi Nugroho saat dihubungi, Jumat (2/6/2017).

Rudi menjelaskan saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada tiga orang tersebut. Ia menegaskan, siapapun yang melakukan presekusi akan ditindak tegas.

"(Kasus persekusi ini) masih kami kembangakan dan saya rasa masih ada (pelaku) yang lain," kata Rudi.

Video persekusi yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap M (15) beredar luas di media sosial. Video berdurasi sekitar dua menit tersebut diduga terjadi di kantor RW di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Baca: Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Persekusi Remaja di Cipinang

Dalam video tersebut M dikerumuni oleh belasan orang yang diduga berasal dari ormas tertentu. Remaja berkacamata itu dituduh telah mengolok-olok salah satu ormas keagamaan beserta pimpinannya melalui postingan media sosialnya.

Selain mendapat kekerasan secara verbal, remaja berusia 15 tahun tersebut tampak mendapat kekerasan secara fisik. Dia dipaksa meminta maaf dan mengakui perbuatannya. Bahkan, M diancam akan dilukai jika mengulangi perbuatan serupa.

Adapun para pelaku persekusi dapat dikenakan Pasal 80 ayat 1 juncto Pasal 76c UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Kompas TV Menulis di Medsos, Dokter Ini Mendapat Intimidasi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Megapolitan
Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Megapolitan
KRL Alami Gangguan di Jalur Stasiun Bojonggede–Citayam

KRL Alami Gangguan di Jalur Stasiun Bojonggede–Citayam

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Sebelum Ini Saja Sudah Banyak yang Tak Pakai

Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Sebelum Ini Saja Sudah Banyak yang Tak Pakai

Megapolitan
Soal Aturan Teknis Lepas Masker di Area Terbuka, Pemkot Tangsel Tunggu Instruksi Mendagri

Soal Aturan Teknis Lepas Masker di Area Terbuka, Pemkot Tangsel Tunggu Instruksi Mendagri

Megapolitan
Hanyut Saat Berenang di Kali Perumahan Bekasi, Bocah Laki-laki Ditemukan Meninggal

Hanyut Saat Berenang di Kali Perumahan Bekasi, Bocah Laki-laki Ditemukan Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Beli Pompa Kuras Khusus untuk Pemeliharaan Sumur Resapan

Pemprov DKI Akan Beli Pompa Kuras Khusus untuk Pemeliharaan Sumur Resapan

Megapolitan
Daftar Alamat dan Kontak Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2022

Daftar Alamat dan Kontak Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2022

Megapolitan
Kesaksian Kakak hingga Adik Nirina Zubir, Ungkap Tokoh Figuran dalam Penggelapan Aset Sang Ibu

Kesaksian Kakak hingga Adik Nirina Zubir, Ungkap Tokoh Figuran dalam Penggelapan Aset Sang Ibu

Megapolitan
Bapak dan Anak Jadi Begal karena Kesulitan Ekonomi, Korbannya Ibu Muda di Tangerang

Bapak dan Anak Jadi Begal karena Kesulitan Ekonomi, Korbannya Ibu Muda di Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.