Kompas.com - 02/06/2017, 15:21 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Sandiaga Uno membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/6/2017). Program Oke Oce Stock Center akan menjadi wadah edukasi bagi masyarakat yang ingin menjadi investor pada bursa saham. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGWakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Sandiaga Uno membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/6/2017). Program Oke Oce Stock Center akan menjadi wadah edukasi bagi masyarakat yang ingin menjadi investor pada bursa saham.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap suatu saat Badan Usaha Milik DKI Jakarta (BUMD) akan melepas sahamnya untuk umum di bursa atau melakukan initial public offering (IPO).

"Harus didorong (IPO) karena BUMD yang baik membutuhkan modal ke depan, harus mulai besar, dan caranya adalah akses permodalannya melalui proses IPO," kata Sandia saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/6/2017).

Sandiaga mengatakan, dengan memasuki bursa saham, badan-badan usaha milik Pemprov DKI dapat tumbuh menjadi badan usaha yang mandiri dan berdiri di atas kakinya sendiri. Untuk menuju ke sana, Sandiaga berharap badan-badan usaha itu memperbaiki manajemennya.

"Mungkin gambaran besarnya walaupun kita gak mau bicara detil BUMD per BUMD, harapan kita BUMD akan mandiri dan pada suatu saat bisa meningkatkan governance mereka, bisa meningkatkan tata kelola yang baik," kata Sandiaga.

Namun kata Sandiaga, saat ini belum ada wacana untuk menjadikan BUMD sebagai perusahaan publik.

Baca juga: BUMD DKI Bantu Anggaran Perayaan Tahun Baru Pemprov DKI



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Megapolitan
Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Megapolitan
Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Megapolitan
Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Megapolitan
Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Megapolitan
Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

Megapolitan
Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Megapolitan
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Megapolitan
10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Megapolitan
UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X