Kompas.com - 05/06/2017, 21:16 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa penahanan seorang tersangka, termasuk terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, merupakan wewenang penyidik.

Tim pengacara Rizieq Shihab sebelumnya meminta agar penyidik tak melakukan penahanan setelah Rizieq kembali ke Indonesia dari Arab Saudi.

Baca: Pengacara Sebut Polisi Tak Miliki Dasar Tetapkan Rizieq sebagai Buron

"Tentunya (penahananan) itu nanti kewenangan ada di penyidik, penyidik tidak bisa diintervensi," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/6/2017).

Argo mengatakan, penahanan terhadap Rizieq bergantung dari hasil pemeriksaan. Menurut dia, siapapun tidak bisa mengintervensi penyidik.

"Nanti penyidik itu setelah melihat misalnya (Rizieq) pulang ke Tanah Air kami lakukan pemeriksaan. Nanti bagaimana, apakah akan dilaksanakan (penahanan) atau tidak itu kewenangan semuanya," kata Argo.

Dalam kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi polisi telah menetapkan Rizieq dan Firza Husein sebagai tersangka. Rizieq dan Firza diduga merupakan orang yang berada di dalam percakapan tersebut.

Baca juga: Visa Rizieq Akan Habis Senin Pekan Depan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Kedua Operasi Zebra Jaya 2022 Tangsel Digelar di Jalan Letnan Sutopo

Hari Kedua Operasi Zebra Jaya 2022 Tangsel Digelar di Jalan Letnan Sutopo

Megapolitan
'Dia Nembak, Saya Maju. Sampai Dia Mundur pun Saya 'Uber'...'

"Dia Nembak, Saya Maju. Sampai Dia Mundur pun Saya 'Uber'..."

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Hari Kedua, Pelanggar Aturan Didominasi Pengendara yang Tak Pakai Helm

Operasi Zebra Jaya Hari Kedua, Pelanggar Aturan Didominasi Pengendara yang Tak Pakai Helm

Megapolitan
Dua Pelajar SMK Cium Tangan Polisi Saat Terjaring Operasi Zebra di Bekasi

Dua Pelajar SMK Cium Tangan Polisi Saat Terjaring Operasi Zebra di Bekasi

Megapolitan
Hendak Menyalip dan Diduga Mengantuk, Sedan Tabrakan dengan Truk di Depan Universitas Pamulang

Hendak Menyalip dan Diduga Mengantuk, Sedan Tabrakan dengan Truk di Depan Universitas Pamulang

Megapolitan
UPDATE 3 Oktober 2022: Bertambah 58 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat di Tangsel Kini 178

UPDATE 3 Oktober 2022: Bertambah 58 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat di Tangsel Kini 178

Megapolitan
Abaikan Seruan Petugas, Seorang Pria Tewas Tertabrak KRL di Pelintasan Bojonggede

Abaikan Seruan Petugas, Seorang Pria Tewas Tertabrak KRL di Pelintasan Bojonggede

Megapolitan
Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Prediksi Jumlah Penumpang Meningkat 3 Bulan ke Depan

Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Prediksi Jumlah Penumpang Meningkat 3 Bulan ke Depan

Megapolitan
Kapolda Metro: Tragedi Kanjuruhan Titik Balik untuk Evaluasi Standar Sistem Pengamanan

Kapolda Metro: Tragedi Kanjuruhan Titik Balik untuk Evaluasi Standar Sistem Pengamanan

Megapolitan
Terminal Penumpang Muara Angke Baru Diresmikan, Apa Bedanya dengan Dermaga Ancol?

Terminal Penumpang Muara Angke Baru Diresmikan, Apa Bedanya dengan Dermaga Ancol?

Megapolitan
Pelaku Aksi Cabul yang Kerap Muncul di KRL Kembali Ditangkap di Stasiun Bekasi

Pelaku Aksi Cabul yang Kerap Muncul di KRL Kembali Ditangkap di Stasiun Bekasi

Megapolitan
Gerak Cepat Selamatkan Remaja yang Diperkosa Tetangga di Kelapa Gading...

Gerak Cepat Selamatkan Remaja yang Diperkosa Tetangga di Kelapa Gading...

Megapolitan
Nasdem Capreskan Anies, Pengamat: Masyarakat Kita Cepat Lupa

Nasdem Capreskan Anies, Pengamat: Masyarakat Kita Cepat Lupa

Megapolitan
Bagai Empang Penuh Api, Ketika Si Jago Merah Melahap 20 Kontrakan di Kapuk hingga Habis...

Bagai Empang Penuh Api, Ketika Si Jago Merah Melahap 20 Kontrakan di Kapuk hingga Habis...

Megapolitan
602 Personel TNI-Polri Dikerahkan untuk Amankan Rangkaian Sidang G20 Parliamentary Speakers Summit

602 Personel TNI-Polri Dikerahkan untuk Amankan Rangkaian Sidang G20 Parliamentary Speakers Summit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.