Busa Berbau Tidak Sedap di Kali Grogol Sering Muncul dan Mengganggu

Kompas.com - 06/06/2017, 06:58 WIB
Kali Grogol, Jakarta Barat dipenuhi busa putih berbau anyir, Senin (5/6/2017) malam. Kompas.com/Sherly PuspitaKali Grogol, Jakarta Barat dipenuhi busa putih berbau anyir, Senin (5/6/2017) malam.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Seorang petugas kebersihan halte Transjakarta Grogol 1 mengeluhkan seringnya permukaan kali Grogol dipenuhi busa. Menurut petugas tersebut, busa di Kali Grogol sangat mengganggu karena berbau amis.

"Busa kayak gitu sering banget muncul. Baunya ya seperti ini, ganggu banget," ujar petugas yang enggan disebutkan namanya itu, Senin (5/6/2017) malam.

Dia menuturkan, busa putih berbau tidak sedap itu berada di bawah halte Transjakarta dan kemunculannya selalu di waktu berbeda.

"Kadang siang, kadang malem munculnya. Ga tentu sih," lanjut dia.

(baca: Permukaan Kali Grogol Dipenuhi Busa Berbau Tidak Sedap)

Petugas kebersihan itu menduga busa putih yang memenuhi hampir seluruh permukaan Kali Grogol tersebut merupakan limbah pabrik yang sengaja dialirkan ke kali.

"Mungkin limbah pabrik, soalnya kalau air yang terkocok (buih air) kan gak mungkin bau seperti ini," ujar dia.

Pada Senin sekitar pukul 21.45,dua pipa besar yang terletak di dekat pintu air Kali Grogol mengeluarkan air disertai busa berwarna putih. Busa itu menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat.

Pengguna bus Transjakarta merasa terganggu dengan bau tidak sedap dan terpaksa menutup hidungnya saat melintas di area sekitar kali.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X