Polisi Periksa Remaja di Bekasi yang Dilaporkan karena "Posting" Konten SARA

Kompas.com - 06/06/2017, 14:13 WIB
Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Hero Bachtiar, saat diwawancarai usai kegiatan pemusnahan narkoba golongan satu dan miras di Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (23/5/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahKapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Hero Bachtiar, saat diwawancarai usai kegiatan pemusnahan narkoba golongan satu dan miras di Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (23/5/2017).
|
EditorDian Maharani

BEKASI, KOMPAS.com -Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hero Bachtiar mengatakan, kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang remaja warga Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara, berinisial BBS (15).

BBS dilaporkan oleh sekelompok warga karena telah mengunggah tulisan berkonten SARA di media sosial.

"Dalam proses pemeriksaan, kita minta orangtua untuk mendampingi dia (BBS)," Hero saat diwawancarai di Polres Metro Bekasi Kota, Senin (5/6/2016) malam.

Hero menjelaskan, awalnya polisi mendapat laporan dari warga bahwa ada massa berkerumun di depan kediaman BBS.

Baca: Rizal, Terdakwa Kasus SARA, Dijatuhi Hukuman 6 Bulan Penjara

Polisi kemudian mengamankan BBS dari sekelompok massa tersebut. Menurut Hero, tindakan massa hanya meminta pertanggungjawaban BBS, tanpa melakukan intimidasi langsung. Massa kemudian meminta polisi melakukan proses hukum.

Sementara itu, berdasarkan keterangan BBS, ia hanya iseng dan spontan membuat tulisan berkonten SARA. Hero mengatakan, BBS juga sudah menghapus postingan-nya itu.

Baca: Tinggalkan Ribut SARA, Mari Bicara Substansi Pancasila

"Saya memandang ini merupakan kenakalan remaja yang tidak dia sadari. Jadi pada waktu kita mintai keterangan di polsek, sempat nangis. Sangat terkejut dampaknya sebegitu besar pada dirinya dan keluarganya," kata Hero.

Polisi kemudian melakukan digital forensik dengan memeriksa sebanyak lima handphone milik BBS dan keluarganya.

Kompas TV Bagaimana mewaspadai beragam tindakan persekusi di berbagai lini termasuk di media sosial?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum TNI yang Sekap Pengusaha di Depok Jalani Sidang Militer, Didakwa Pasal Berlapis

Oknum TNI yang Sekap Pengusaha di Depok Jalani Sidang Militer, Didakwa Pasal Berlapis

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Mengapa Dinkes DKI Anggap Sekolah Tatap Muka Masih Aman?

Kasus Covid-19 Melonjak, Mengapa Dinkes DKI Anggap Sekolah Tatap Muka Masih Aman?

Megapolitan
Dinkes DKI: 90 Persen Hasil Pemeriksaan WGS Covid-19 di Jakarta adalah Omicron

Dinkes DKI: 90 Persen Hasil Pemeriksaan WGS Covid-19 di Jakarta adalah Omicron

Megapolitan
Polisi Gerebek Lagi Pinjol Ilegal di PIK, 1 dari 27 Orang yang Diamankan adalah WNA

Polisi Gerebek Lagi Pinjol Ilegal di PIK, 1 dari 27 Orang yang Diamankan adalah WNA

Megapolitan
Dua Kantor Pinjol di PIK Digrebek Polisi dalam Dua Hari Berturut-turut

Dua Kantor Pinjol di PIK Digrebek Polisi dalam Dua Hari Berturut-turut

Megapolitan
Dinkes DKI: 97,5 Persen Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Jakarta

Dinkes DKI: 97,5 Persen Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Jakarta

Megapolitan
Covid-19 Kian Mengganas di Jakarta, Sudah Saatnya Tarik Rem Darurat?

Covid-19 Kian Mengganas di Jakarta, Sudah Saatnya Tarik Rem Darurat?

Megapolitan
126 Hari Jelang Formula E Jakarta, Jakpro dan IMI Studi Banding ke Arab Saudi

126 Hari Jelang Formula E Jakarta, Jakpro dan IMI Studi Banding ke Arab Saudi

Megapolitan
Grebek Kantor Pinjol di PIK 2, Polisi Amankan Manajer WN China

Grebek Kantor Pinjol di PIK 2, Polisi Amankan Manajer WN China

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 546, Pasien Dirawat Bertambah 505

UPDATE 27 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 546, Pasien Dirawat Bertambah 505

Megapolitan
Polisi Grebek Satu Lagi Kantor Pinjol di PIK 2

Polisi Grebek Satu Lagi Kantor Pinjol di PIK 2

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Kasus Covid-19 Varian Omicron di DKI Jakarta Kini Ada 2.040

UPDATE 27 Januari: Kasus Covid-19 Varian Omicron di DKI Jakarta Kini Ada 2.040

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Bertambah 4.149 dalam Sehari, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Ada 891.148

UPDATE 27 Januari: Bertambah 4.149 dalam Sehari, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Ada 891.148

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengakuan Pegawai Pinjol Ilegal di PIK | Sumur Resapan Diusulkan jadi Kolam Lele

[POPULER JABODETABEK] Pengakuan Pegawai Pinjol Ilegal di PIK | Sumur Resapan Diusulkan jadi Kolam Lele

Megapolitan
JIS Tutup Sementara Mulai 30 Januari Untuk Persiapan International Youth Championship

JIS Tutup Sementara Mulai 30 Januari Untuk Persiapan International Youth Championship

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.