Kompas.com - 07/06/2017, 19:35 WIB
Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengikuti acara buka puasa bersama Kadin di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARWakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengikuti acara buka puasa bersama Kadin di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam acara buka puasa Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno menyempatkan diri mencari pengusaha-pengusaha yang mau berinvestasi di DKI di masa kepemimpinannya nanti.

"Sambil menyelam minum air," kata Sandiaga di Hotel Mulia, Senayan, Rabu (7/6/2017).

Mantan Wakil Ketua Umum Kadin ini mengaku banyak temu kangen dengan sesama pengusaha dan pengurus Kadin.

Sejak memenangi Pilkada DKI, Sandiaga belum sempat bertemu dengan Kadin. Ia mengaku banyak pengusaha yang sudah menyatakan keinginannya untuk berinvestasi di DKI terutama dalam sektor energi dan infrastruktur.

Baca: Cerita Sandiaga Pernah Kumpulkan KTP untuk Ahok

"Energi, sampah infrastruktur, mereka mau investasu di tata kelola air. Kalau bidang yang sangat menarik itu bidang retail tapi kita tahu retail kan lagi melambat sekarang, jadi lima, 10 tahun ke depan di resourceful energy dan infrastruktur basah," ujarnya.

Sandiaga juga mengamini sambutan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir dalam acara itu.

JK sebelumnya menyebut tak ada negara dengan pengusaha sebanyak Indonesia. Mulai dari Presiden, Wapres, hingga menteri-menterinya adalah pengusaha.

"Ini yang kita harapakan regulasinya nanti ramah, karpet merah untuk investasi yang ada di Ibu Kota, ujungnya penciptaan lapangan kerja," ujarnya.

Baca: Sandiaga Singgung soal Winner Takes All Saat Pilpres 2014

Kompas TV Apa itu Ok Oce Stock Center yang diluncurkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Diundang Anies, JRMK Batal Gelar Demo Akbar di Balai Kota

Setelah Diundang Anies, JRMK Batal Gelar Demo Akbar di Balai Kota

Megapolitan
Jelang Imlek, Warga Berburu Permen dan Kue Keranjang di Pecinan Glodok

Jelang Imlek, Warga Berburu Permen dan Kue Keranjang di Pecinan Glodok

Megapolitan
Bantah Twit Viral, Polisi Pastikan 2 Orang yang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online adalah Penjambret

Bantah Twit Viral, Polisi Pastikan 2 Orang yang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online adalah Penjambret

Megapolitan
Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Megapolitan
16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

Megapolitan
Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Megapolitan
107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

Megapolitan
Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Megapolitan
PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

Megapolitan
Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Megapolitan
Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Megapolitan
Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.