Taufik: Pemda Jangan "Ngeyel", 2018 Anies-Sandi Gubernurnya - Kompas.com

Taufik: Pemda Jangan "Ngeyel", 2018 Anies-Sandi Gubernurnya

Kompas.com - 08/06/2017, 08:08 WIB
Kahfi Dirga Cahya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik dalam dikskusi publik di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2016).


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menyayangkan draf rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) DKI Jakarta 2018 hanya mengakomodasi 3.000 kegiatan senilai Rp 1 triliun milik gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Menurut Taufik, seharusnya RKPD DKI Jakarta 2018 didominasi program Anies-Sandi.

"Udah deh pemda jangan ngeyel, 2018 amanah rakyat, Anies-Sandi gubernurnya. Jangan punya program gubernur yang lama dimasuk-masukkin, kan aneh namanya," ujar Taufik, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (7/6/2017).

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu merasa heran karena RKPD tidak mengakomodasi semua program dan kegiatan Anies-Sandi. Padahal, menurut Taufik, RKPD 2018 seharusnya berisi semua program gubernur dan wakil gubernur terpilih sesuai aturan yang berlaku.

"Anies sama Sandi memimpin mulai 2018, karenanya seluruh program 2018 ya programnya Anies-Sandi, enggak ada program yang lain. Kan lucu kalau ada program yang lain, masa ngejalanin program orang," ucap Taufik.

(baca: Rayakan Kemenangan Anies-Sandi, Taufik dan 3 Kader Gerindra Akan Umrah)

Taufik mengatakan, seharusnya juga tidak ada pemisahan antara kegiatan-kegiatan milik Anies-Sandi dan kegiatan yang bukan diusulkan Anies-Sandi.

"Menurut saya enggak betul, enggak ada pemisahan, 2018 punya Anies-Sandi kok. Emang gubernurnya ada dua?" kata Taufik.

Taufik tidak hapal 3.000 kegiatan apa saja milik Anies-Sandi yang masuk ke dalam RKPD. Saat ini, DPRD DKI Jakarta masih memelajari draf RKPD yang diserahkan Pemprov DKI Jakarta.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah sebelumnya mengatakan, program Anies-Sandi yang masuk dalam RKPD ada sekitar 3.000 kegiatan.

"Laporan ke saya angkanya tidak signifikan ya, kecil, Rp 1 triliun dari 3.000 kegiatan itu kecil," ujar Saefullah, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/6/2017).

(baca: Tim Anies-Sandi Usulkan 529 Tema dengan 3 Ribu Kegiatan)

Secara keseluruhan, ada sekitar 7.000 kegiatan yang masuk dalam RKPD 2018 dengan total anggaran Rp 74 triliun. Itu sudah mencakup aspirasi dari tahapan musrenbang, reses DPRD DKI, dan juga kebutuhan masing-masing SKPD.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorIndra Akuntono

Terkini Lainnya

Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Regional
Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Regional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional

Close Ads X