Kompas.com - 08/06/2017, 16:55 WIB
Suasana pelaksanaan sholat tarawih pertama di Masjid Raya Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jumat (26/5/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Suasana pelaksanaan sholat tarawih pertama di Masjid Raya Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jumat (26/5/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Tokoh agama, menteri, hingga Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan untuk memberikan ceramah tarawih di Masjid Raya Hasyim Asyari di Jakarta Barat.

"Jadi di awal Ramadhan kemarin kami sudah bagikan selebaran, jadwal siapa saja yang akan ceramah," kata Rover, petugas keamanan masjid saat ditemui Kompas.com, Kamis (8/6/2017).

Ia mengatakan, pada tarawih-tarawih sebelumnya, masjid yang terletak di Kalideres, Jakarta Barat, itu ramai dikunjungi jemaah.

"Apalagi kemarin kan Pak Djarot (Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat) kan silaturahmi ke sini. Itu gak terjadwal tapi penuh yang datang ke masjid," kata dia.

Dalam jadwal penceramah tarawih yang dibagikan pengurus masjid, tercantum nama tokoh-tokoh terkemuka. Ada nama tokoh-tokoh agama seperti Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siroj, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, dan Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) KH Ma'ruf Amin.

"Besok tanggal 17 Ramadhan atau 12 Juni 2017, Pak Presiden Jokowi juga akan hadir. Lalu Pak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga masuk dalam jadwal," kata dia.

Masjid KH Hasyim Ashari dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar dengan luas bangunan sebesar 16.985,43 meter persegi. Masjid itu berdekatan dengan Rusun Daan Mogot. Daya tampung masjid itu mencapai 12.500 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.