Koordinator Akan Tetap Menggelar Aksi Bela Ulama di Istiqlal

Kompas.com - 09/06/2017, 08:10 WIB
Suasana Masjid Istiqlal di Sawah Besar, Jakarta Pusat di hari pencoblosan Pilkada DKI 2017, Rabu (19/4/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusSuasana Masjid Istiqlal di Sawah Besar, Jakarta Pusat di hari pencoblosan Pilkada DKI 2017, Rabu (19/4/2017)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo mengatakan bahwa aksi bela ulama akan tetap digelar mulai Jumat (9/6/2017) siang.

Padahal, pengurus Masjid Istiqlal tidak memberikan izin dan Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan juga menyatakan melarang aksi bela ulama.

"Insya Allah aksi tetap dilaksanakan," kata Ansufri, ketika dikonfirmasi, Jumat pagi.

(baca: Kapolda Metro Jaya Larang Aksi Bela Ulama)

Ansufri menjelaskan bahwa aksi bela ulama akan dimulai pukul 13.00 hingga shalat tarawih. Dia mengatakan shalat tarawih akan diisi oleh ribuan massa hingga ke luar jalan.

Adapun ceramah atau orasi yang dilarang di Masjid Istiqlal akan tetap dilakukan dari luar masjid dengan mengerahkan enam mobil komando di sekitar Istiqlal.

"Tiada yang dapat mencegah umat Islam kembali mengukir sejarah berkumpul dalam rngka ibadah, silaturahim, dan bela ulama," jar Ansufri.

(baca: Pengurus Masjid Istiqlal Belum Izinkan Aksi Bela Ulama)

Berdasarkan poster digital yng beredar di media sosial, aksi yang dinisiasi Presidium Alumni Aksi 212 tersebut akan diselenggarakan di Masjid Istiqlal.

Aksi itu meliputi tabligh akbar sekaligus menggelar konsolidasi nasional yang bertujuan membela ulama dan aktivis.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Megapolitan
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Megapolitan
Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Megapolitan
Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

Megapolitan
Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

Megapolitan
Awal Mula Emak-emak Bantu Mahasiswa Rantau UI yang 'Terjebak' dalam Pandemi Covid-19

Awal Mula Emak-emak Bantu Mahasiswa Rantau UI yang "Terjebak" dalam Pandemi Covid-19

Megapolitan
Stok Menipis, PMI Kota Tangerang Antar Jemput Donor Darah

Stok Menipis, PMI Kota Tangerang Antar Jemput Donor Darah

Megapolitan
Apartemen Lippo di Mampang Jadi RS Darurat Covid-19, Penghuni Diminta Tidak Khawatir

Apartemen Lippo di Mampang Jadi RS Darurat Covid-19, Penghuni Diminta Tidak Khawatir

Megapolitan
Dua Tenaga Medis di Jakarta Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil

Dua Tenaga Medis di Jakarta Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil

Megapolitan
84 Orang Tenaga Medis di DKI Positif Corona

84 Orang Tenaga Medis di DKI Positif Corona

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Malaka Jaya Tutup Jalan yang Kerap Jadi Tempat Nongkrong

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Malaka Jaya Tutup Jalan yang Kerap Jadi Tempat Nongkrong

Megapolitan
Yayasan Sosial Umat Buddha Siapkan Peti Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Yayasan Sosial Umat Buddha Siapkan Peti Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jumlah Penumpang di Terminal Bus Kalideres Turun Lebih dari 50 Persen Sejak Imbauan Tidak Mudik

Jumlah Penumpang di Terminal Bus Kalideres Turun Lebih dari 50 Persen Sejak Imbauan Tidak Mudik

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 794 Positif, 51 Sembuh, 87 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 794 Positif, 51 Sembuh, 87 Meninggal

Megapolitan
Penipu Modus Jual Masker Murah Gunakan Hasil Kejahatannya untuk Bayar Tiket Konser

Penipu Modus Jual Masker Murah Gunakan Hasil Kejahatannya untuk Bayar Tiket Konser

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X