Kompas.com - 09/06/2017, 17:13 WIB
Aksi massa bela ulama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/6/2017). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOAksi massa bela ulama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/6/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati bakal membentuk panitia nasional penjemputan kedatangan Rizieq Shihab, Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo belum mengetahui jadwal kepulangan Rizieq Shihab.

Adapun kepulangan Rizieq Shihab dikatakan Idris tergantung kesiapan panitia penjemputan tersebut.

"Ini tergantung kesiapan panitia. Kira-kira kalau 1 juta orang baru turun dan beliau pulang, kalau 50 ribu masih kecil lah dan kalau perlu mereka menyambut dari bandara sampai DPR," jelas dia saat ditemui di Kompleks Masjid Istiqlal, Jumat (9/6/2017).

Baca: Massa Aksi Bela Ulama Kumpulkan Koin untuk Komnas HAM

Lebih lanjut Idrus menambahkan, kepulangan Rizieq Shihab masih belum bisa dipastikan. Menurut dia, awalnya Ketua Front Pembela Islam (FPI) tersebut pulang pada tanggal 12 Juni 2017 atau sesuai dengan masa habis visanya.

"Namun, karena beliau sudah jadi DPO, beliau enggak jadi pulang tanggal segitu dan kami perpanjang visanya," ucap Idrus.

Baca: Alumni 212 Siap Bentuk Panitia Nasional Penjemputan Rizieq Shihab

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, terkait status red notice yang akan disematkan ke Rizieq Shihab, Idrus yakin hal tersebut tidak akan terjadi.

"Enggak mungkin disetujui, di luar negeri saja pornografi sampai buka-bukaan enggak apa-apa, ini cuma SMS saja kok begitu. Insya Allah kalau sudah siap beliau pulang," tuntasnya.

Kompas TV Komnas HAM ke Kemenko Polhukam Soal Kriminalisasi Ulama
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Sentil Dirut Transjakarta: Tukang Ikan Bicara Transportasi

Anggota DPRD Sentil Dirut Transjakarta: Tukang Ikan Bicara Transportasi

Megapolitan
Anak Perempuan Ribut dengan Ibunya, Barang-barang Dilempar dari Apartemen Thamrin Residence

Anak Perempuan Ribut dengan Ibunya, Barang-barang Dilempar dari Apartemen Thamrin Residence

Megapolitan
Kondisi Lulung Mulai Membaik, Alat Bantu Medis Akan Dilepas

Kondisi Lulung Mulai Membaik, Alat Bantu Medis Akan Dilepas

Megapolitan
Divonis Lebih Berat dari Tuntutan, Adam Ibrahim Pelaku Hoaks Babi Ngepet: Saya Ikhlas...

Divonis Lebih Berat dari Tuntutan, Adam Ibrahim Pelaku Hoaks Babi Ngepet: Saya Ikhlas...

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Bawa Sajam, Diduga Hendak Tawuran di Jaksel

Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Bawa Sajam, Diduga Hendak Tawuran di Jaksel

Megapolitan
Ikuti Rombongan Kendaraan TNI, Pemotor Masuk Tol JORR di Kawasan Jatiwarna Bekasi

Ikuti Rombongan Kendaraan TNI, Pemotor Masuk Tol JORR di Kawasan Jatiwarna Bekasi

Megapolitan
Jangan Cuma Salahkan Operator, Pengamat Transportasi Sebut Transjakarta Perlu Audit Menyeluruh

Jangan Cuma Salahkan Operator, Pengamat Transportasi Sebut Transjakarta Perlu Audit Menyeluruh

Megapolitan
Hanya Diberi Uang Kerahiman, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres: Rp 2,5 Juta untuk Beli Apa?

Hanya Diberi Uang Kerahiman, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres: Rp 2,5 Juta untuk Beli Apa?

Megapolitan
Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara

Megapolitan
Kepada Dirut Transjakarta dan Pejabat DKI, Anggota DPRD: Bagaimana jika Korban Kecelakaan adalah Istri Bapak?

Kepada Dirut Transjakarta dan Pejabat DKI, Anggota DPRD: Bagaimana jika Korban Kecelakaan adalah Istri Bapak?

Megapolitan
Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Megapolitan
Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Megapolitan
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Megapolitan
Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Megapolitan
Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.