KPK Minta Dilibatkan dalam Kasus Novel, Ini Respons Kapolda Metro Jaya

Kompas.com - 13/06/2017, 15:32 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan saat meninjau jalur mudik di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/6/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaKapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan saat meninjau jalur mudik di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/6/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mempercayakan pengusutan penyerangan terhadap Novel Baswedan kepada pihaknya.

Dia mengaku penyidik telah berusaha maksimal untuk mengungkap kasus itu. Pernyataan ini dilontarkan Iriawan untuk menanggapi pernyataan dari ketua KPK Agus Rahardjo yang meminta penyidik KPK dilibatkan dalam pengusutan kasus penyerangan terhadap Novel.

"Sekarang saya tanya, tupoksinya (tugas pokok dan fungsi) gimana?" ujar Iriawan di Tangerang, Selasa (13/6/2017).

Iriawan meminta kepada siapapun yang mempunyai informasi mengenai penyerangan terhadap Novel memberitahukan kepada dirinya.

"Ada informasi apa kamu, kasih sini ke saya, saya akan ungkap maksimal, ada enggak? Janganlah itu terus digulir-gulirkan, enggak boleh. Kami maksimal soal itu," ucap dia.

Iriawan mengatakan, penyidik Polda Metro Jaya masih mengusut kasus penyiraman air keras ke wajah Novel. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap siapa pelakunya.

"Kita sudah bilang beberapa kali tidak semua peristiwa bisa dapat dengan cepat. Jadi kita tidak mungkin ambil pelaku yang tidak ada kaitannya, enggak mungkin dong," kata Iriawan.

Baca: LBH Jakarta: Kasus Novel Tak Terungkap karena Polisi Tertutup

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menanyakan kesangggupan Polda Metro Jaya perihal penanganan kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan.

"Kita monitor terus, nanti ada pertemuan kedua dengan Polda, kita tanya kesanggupannya. Kalau tidak sanggup ya ke Mabes. Kita juga menanyakan apakah penyelidik kita juga apa bisa bergabung," kata Ketua KPK Agus Rahardjo seusai mengikuti Buka Puasa Bersama dengan Jaksa Agung RI HM Prasetyo di Jakarta, Senin petang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

Megapolitan
Ragam Hukuman Nyeleneh Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ragam Hukuman Nyeleneh Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Megapolitan
5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

Megapolitan
Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Megapolitan
Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Megapolitan
Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Megapolitan
Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Megapolitan
Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Hujan Merata Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Hujan Merata Nanti Malam

Megapolitan
UPDATE: 4.284 Kasus Aktif di Depok, Terbanyak Selama Pandemi Covid-19

UPDATE: 4.284 Kasus Aktif di Depok, Terbanyak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Megapolitan
UPDATE Covid-19:  Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

UPDATE Covid-19: Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

Megapolitan
Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X