Sandiaga Akan Tata PKL Tanah Abang agar Tak Jadi "Penyakit Kambuhan"

Kompas.com - 14/06/2017, 16:00 WIB
Para pedagang busana muslim menjajakan dagangannya di trotoar sekitar Stasiun Tanah Abang, Jumat (9/6/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaPara pedagang busana muslim menjajakan dagangannya di trotoar sekitar Stasiun Tanah Abang, Jumat (9/6/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, setelah dirinya dan Anies Baswedan resmi menjabat pada Oktober nanti, ia akan memastikan kawasan Tanah Abang ditata sedemikian rupa sehingga para pedagang kaki lima tak kembali lagi ke jalan.

"Setelah Oktober kami ingin ada penataan yang memastikan bahwa mereka tidak menjadi penyakit yang kambuhan," kata Sandiaga saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2017).

Sandiaga mencontohkan alternatif penataan seperti di Istambul dan London, di mana pedagang kaki lima bisa berjualan di ruas jalan yang tidak dilalui kendaraan. Ia mengatakan sebelum ada penataan, pihaknya akan memastikan adanya dialog dengan pedagang.

"Nanti akan kami tawarkan dalam dialog terbuka sama para pedagang kecil. Kalau memang mau di situ ya di situ, tinggal diatur dengan baik dan ditata dengan baik," kata dia.

Sandiaga mengatakan, ia mendukung penuh kebijakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menertibkan para pedagang kaki lima dari trotoar dan pinggir jalan. Ia memastikan dirinya nanti akan memerhatikan aspek ekonomi dan lalu lintas dalam menata kawasan Tanah Abang.

"Tinggal lalu lintasnya supaya enggak macet, itu yang menjadi solusi bersama," kata Sandiaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Megapolitan
Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Megapolitan
Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Megapolitan
Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Megapolitan
Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Megapolitan
Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Megapolitan
Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Megapolitan
Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X