Kompas.com - 14/06/2017, 21:09 WIB
Video kecelakaan di Kemayoran Jakarta Pusat. Akun Instagram @thenewbikingregetan melaporkan, orang-orang hanya lalu lalang tak ada yang membantu korban. Instagram/thenewbikingregetanVideo kecelakaan di Kemayoran Jakarta Pusat. Akun Instagram @thenewbikingregetan melaporkan, orang-orang hanya lalu lalang tak ada yang membantu korban.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor dan mobil terjadi di Kawasan Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2017). Dalam video yang diunggah akun @thenewbikingregetan ke Instagram lima jam lalu terlihat seorang pria tergeletak di jalan tepat di belakang sebuah angkot biru jurusan Kota.

Pria tersebut sempat terlihat bergerak sementara orang-orang di sekitarnya berlalu-lalang dan kendaraan-kendaraan terus melintas.

Dalam video itu, tidak ada satu orang pun yang tergerak untuk menolong atau sekadar memindahkan korban dari jalan.

Baca juga: Kalau Lihat Kecelakaan, Jangan Cuma Nonton!

"Jadi dia nabrak mobil terus masuk kolongnya," kata seseorang dalam video tersebut.

Akun @thenewbikingregetan pun bertanya-tanya mengapa tidak ada yang menolong korban kecelakaan tersebut, padahal banyak orang berlalu-lalang di sana.

"Kenapa tidak ada orang yang menolong korban..? ????????
Malah semuanya terlihat asik merekam dan menyebarkan video. Apa mungkin dibiarkan karena sudah menghubungi ambulance dan team medis? #semogasaja," tulisnya pada keterangan video.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Saat Menolong Korban Kecelakaan

Video itu sampai saat ini sudah disaksikan lebih dari 70.000 orang dan mendapat 532 komentar.

Hingga berita ini ditulis, Kompas.com masih berusaha mencari informasi terkait identitas korban dan penyebab pasti kecelakaan itu. Video bisa dilihat di bawah ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Megapolitan
Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Megapolitan
2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

Megapolitan
[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

Megapolitan
Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Megapolitan
[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

Megapolitan
Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X