Warga Usul Bangun Pusat Olaraga di Pulau Reklamasi

Kompas.com - 18/06/2017, 20:55 WIB
Penampakan pulau C dan D dari atas udara. Pulau C dan D adalah sejumlah pulau yang termasuk dalam proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Kompas.com/Alsadad RudiPenampakan pulau C dan D dari atas udara. Pulau C dan D adalah sejumlah pulau yang termasuk dalam proyek reklamasi di Teluk Jakarta.
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno disarankan oleh pendukungnya yang aktif di dunia olahraga untuk membangun "Jakarta International Sport City" di pulau reklamasi.

Saran ini masuk ke proposal OK Sport untuk pemerintahan Anies-Sandi.

"Daripada ada yang mubazir, mending dibangun untuk tempat olahraga terpadu, kami hitung ini membutuhkan sekitar 250-300 hektar untuk stadion utama," kata Widodo, yang mempresentasikan OK Sport di Jalan Cikajang Nomor 60, Jakarta Selatan, Minggu (18/6/2017).

Baca juga: Kepada Djarot, Warga Minta Pulau Reklamasi Jadi Bagian dari Kepulauan Seribu

Widodo mengatakan, saat ini Jakarta tertinggal dalam sarana dan prasarana olahraga dari Palembang. Harusnya, Jakarta menjadi barometer di Indonesia.

Jika pusat olahraga terpadu terwujud di DKI, Widodo menyebutnya sebagai pembangunan monumental.

"Karena pada tahun 1960-an Bung Karno bisa bangun Gelora Bung Karno, kenapa sekarang Anies-Sandi 2017-2022 tidak bisa?" kata Widodo.

Mendengar usulan ini, Sandiaga mengaku belum ada rencana mengalihfungsikan lahan reklamasi. Ia baru ingin membahasnya setelah resmi menjabat sebagai wakil gubernur DKI pada Oktober 2017 nanti.

"Soal reklamasi jadi pusat olahraga itu baru dengar sekarang, jadi masukan ini semua nanti akan diarahkan," kata Sandi.

Baca juga: Hentikan Reklamasi, Anies-Sandi Masukkan Audit Lingkungan ke RKPD 2018

Kompas TV Polemik kelanjutan proyek reklamasi di wilayah utara Jakarta terus bergulir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X