Kapten Perampok Davidson Kerap Berpindah Tempat Persembunyian

Kompas.com - 19/06/2017, 15:14 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan saat memantau pos pengamanan mudik di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/6/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaKapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan saat memantau pos pengamanan mudik di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/6/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih mengejar pimpinan perampok yang beraksi di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Dari peristiwa itu, Davidson Tantono (30) tewas ditembak komplotan perampok tersebut. Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, pimpinan kawanan perampok tersebut selalu berpindah-pindah tempat persembunyian.

"Kaptennya berpindah-pindah (tempat persembunyian)," ujar Iriawan di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Baca: Pelaku Perampokan di SPBU Daan Mogot Telah 23 Kali Beraksi Sejak April

Iriawan menduga, kapten komplotan perampok tersebut sudah mengetahui tengah diburu polisi. Atas dasar itu dia, tak mau diam terlalu lama di satu wilayah tertentu.

"Kita kejar ke Sumatera dia pindah ke Jawa, Jawa bagian timur ya," kata Iriawan.

Polisi telah menangkap empat orang anggota komplotan rampok ini. Mereka adalah DTK, TP, M dan IR.

Baca: Polisi Masih Memburu Kapten Perampok di SPBU Daan Mogot

Namun, IR melawan saat ditangkap san akhirnya ditembak hingga tewas. Polisi memperkirakan kawanan perampok ini berjumlah lebih dari 10 orang. Sebelum merampok Davidson kawanan ini telah beraksi sebanyak 23 kali di lokasi berbeda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X