Kompas.com - 20/06/2017, 12:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (19/6/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (19/6/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau warga untuk tidak melakukan kegiatan takbir keliling dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

Dia tidak ingin kejadian sahur on the road yang berujung konflik terulang saat warga takbir keliling.

"Ini perlu kami antisipasi juga. (Takbir keliling) jangan kejadian seperti sahur on the road ya, kemudian naik truk bak terbuka, bawa petasan, lempar-lemparan petasan," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (20/6/2017).

(Baca juga: Djarot: Gara-gara Larang "Sahur on The Road", Saya Di-"bully")

Djarot mengingatkan, keesokan hari setelah malam takbiran, umat Islam merayakan Idul Fitri atau Lebaran 1438 Hijirah.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, ia mengimbau warga untuk takbiran di wilayahnya masing-masing.

"Saya harapkan takbir keliling itu dilakukan di tempat masing-masing, di masjid, di mushala, di kantor-kantor pemerintah, silakan," kata dia.

Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar festival beduk dan gema takbir pada malam Lebaran.

Warga dipersilakan datang untuk takbir bersama-sama di Balai Kota menyambut hari kemenangan. Djarot menegaskan bahwa dia tidak melarang warga untuk takbir.

"Saya tidak melarang, silakan takbiran, tetapi kepolisian infonya juga melarang untuk takbir keliling dengan menggunakan truk, kendaraan-kendaraan terbuka," ucap Djarot.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan sebelumnya mengimbau masyarakat tidak melakukan takbir keliling.

Iriawan menyampaikan, malam takbiran lebih baik diisi dengan kegiatan lebih positif daripada takbir keliling menggunakan kendaraan.

"Tidak usah takbir keliling. Pertama takut terjadi kecelakaan, kedua takut terjadi gesekan, ketiga kemacetan, keempat buang-buang energi BBM," ujar Iriawan, Senin (19/6/2017).

(Baca juga: Djarot: Yayasan Sifatnya Sosial, Jangan Orientasi Dapatkan Keuntungan)

Iriawan telah mengeluarkan surat imbauan soal takbir keliling saat malam Hari Raya Idul Fitri 2017.

Surat itu dikeluarkan Iriawan pada 16 Juni 2017 dan ditembuskan kepada Kapolri, para Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Ketua MUI DKI Jakarta, dan kepala kantor Kementerian Agama DKI Jakarta.

Kompas TV Djarot Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suasana Penggeledahan Rumah Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta terkait Kasus Mafia Tanah di Cipayung

Suasana Penggeledahan Rumah Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta terkait Kasus Mafia Tanah di Cipayung

Megapolitan
Jangan Pakai Kekerasan, Komnas Perempuan Minta Persoalan Perselingkuhan Dibawa ke Polisi

Jangan Pakai Kekerasan, Komnas Perempuan Minta Persoalan Perselingkuhan Dibawa ke Polisi

Megapolitan
Ini Hal yang Harus Dilakukan Masyarakat Sebelum Datang ke 'Car Free Day' di Jakarta...

Ini Hal yang Harus Dilakukan Masyarakat Sebelum Datang ke "Car Free Day" di Jakarta...

Megapolitan
Gubernur Anies Pimpin Pelepasan 19 Ton Produk Beras FS Yasamin ke Arab Saudi

Gubernur Anies Pimpin Pelepasan 19 Ton Produk Beras FS Yasamin ke Arab Saudi

Megapolitan
Komnas Perempuan Minta Penegak Hukum Pahami Faktor Pendorong Terjadinya Pembunuhan Bermotif Perselingkuhan

Komnas Perempuan Minta Penegak Hukum Pahami Faktor Pendorong Terjadinya Pembunuhan Bermotif Perselingkuhan

Megapolitan
Hindari Motor yang Masuk Jalur Khusus, Truk Boks Terguling di Jalan DI Panjaitan

Hindari Motor yang Masuk Jalur Khusus, Truk Boks Terguling di Jalan DI Panjaitan

Megapolitan
Kembali Diadakan, Ini 6 Lokasi 'Car Free Day' di DKI Jakarta

Kembali Diadakan, Ini 6 Lokasi "Car Free Day" di DKI Jakarta

Megapolitan
Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkot Bakal Awasi Hewan Ternak yang Masuk ke Jaksel

Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkot Bakal Awasi Hewan Ternak yang Masuk ke Jaksel

Megapolitan
Besok, Taman Kota 1 Tangsel Kembali Dibuka untuk Umum

Besok, Taman Kota 1 Tangsel Kembali Dibuka untuk Umum

Megapolitan
Seorang WNA Diduga Pelaku Skimming ATM Ditangkap di Depok

Seorang WNA Diduga Pelaku Skimming ATM Ditangkap di Depok

Megapolitan
Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Pulogadung Kembali Digelar Setelah 2 Tahun

Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Pulogadung Kembali Digelar Setelah 2 Tahun

Megapolitan
Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Mayoritas Jemaah Masih Mengenakan Masker

Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Mayoritas Jemaah Masih Mengenakan Masker

Megapolitan
Rumah yang Digeledah Kejati DKI di Depok Milik Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta

Rumah yang Digeledah Kejati DKI di Depok Milik Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta

Megapolitan
Shalat Jumat di Masjid Al-Azhom, Jemaah Lebih Nyaman Bawa Alat Ibadah Sendiri

Shalat Jumat di Masjid Al-Azhom, Jemaah Lebih Nyaman Bawa Alat Ibadah Sendiri

Megapolitan
'Car Free Day' di Jakarta Diadakan Kembali Mulai Minggu Ini

"Car Free Day" di Jakarta Diadakan Kembali Mulai Minggu Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.