Kompas.com - 21/06/2017, 12:02 WIB
Polres Metro Bekasi Kota melakukan pengecekan kondisi para supir bus yang akan melakukan perjalanan mudik dari Terminal Bus Kota Bekasi, Rabu (21/6/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahPolres Metro Bekasi Kota melakukan pengecekan kondisi para supir bus yang akan melakukan perjalanan mudik dari Terminal Bus Kota Bekasi, Rabu (21/6/2017).
|
EditorIcha Rastika

BEKASI, KOMPAS.com - Polres Metro Bekasi Kota melakukan pengecekan kondisi sopir bus yang akan melakukan perjalanan mudik dari Terminal Bus Kota Bekasi.

"Polres Metro Bekasi Kota yang melaksanakan tes urine terhadap para pengemudi di Terminal Kota Bekasi antisipasi kecelakaan lalu lintas (laka lantas)," ujar Wakapolres Metro Bekasi Kota  Wijonarko saat melakukan pengecekan urine para sopir bus di Terminal Bus Kota Bekasi, Rabu (21/6/2017).

(Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Polres Jakarta Selatan Tes Urine Sopir Bus AKAP)

Menurut dia, penyebab kecelakaan lalu lintas, terutama bus, salah satunya kondisi fisik pengemudi yang menyalahgunakan narkoba.

Tes urine ini dilakuan sejak pukul 09.00 WIB. Hingga 1 jam pengecekan, kata Wijonarko, belum ditemukan sopir yang positif narkoba.

(Baca juga: Sidak di Terminal Tanjung Priok, Seorang Sopir Bus Positif Narkoba)

Wijonarko juga menegaskan, pengemudi bus tidak boleh ada yang menggunakan narkoba. Jika ada sopir yang terbukti menggunakan narkoba, akan dihukum sesuai ketentuan yang berlaku.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
Anak Buah Ungkap Dugaan Korupsi, Kadis Damkar Depok Tegaskan Tak Ada Pemecatan

Anak Buah Ungkap Dugaan Korupsi, Kadis Damkar Depok Tegaskan Tak Ada Pemecatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X