PNS DKI Berpakaian Betawi, Ikut Upacara HUT Jakarta sambil Payungan

Kompas.com - 22/06/2017, 08:17 WIB
PNS DKI Jakarta mengikuti upacara peringatan HUT ke-490 DKI Jakarta di bawah rintik hujan, Lapangan Silang Monas, Kamis (22/6/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA PNS DKI Jakarta mengikuti upacara peringatan HUT ke-490 DKI Jakarta di bawah rintik hujan, Lapangan Silang Monas, Kamis (22/6/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-490 DKI Jakarta digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2017). Kebetulan, hujan mulai turun dari langit Jakarta pagi ini.

Pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta yang menjadi peserta upacara pun terpaksa harus berdiri di bawah rintik hujan. Baju kebaya dan kemeja putih yang mereka kenakan menjadi basah.

Beberapa PNS DKI Jakarta membuka payung mereka untuk menghindar dari air hujan. Akhirnya, mereka mengikuti upacara sambil memegangi payung. Meski demikian, banyak juga yang mencoba "mengabaikan" hujan dan bertahan mengikuti upacara.

Baca: HUT Ke-490 Jakarta, 40 Atlet dan Pelajar Berprestasi Diberi Uang Rp 5 Juta

Kalau PNS DKI harus hujan-hujanan, kondisi berbeda dialami para pejabat DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan istri, Happy Farida, duduk di bawah tenda acara. Begitu pun para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang juga duduk di sana. Mereka semua tidak terkena hujan.

Baca: Diputuskan Ahok-Djarot, Tema HUT ke-490 DKI Jakarta Beragam, Bersatu, Melayani

Hari ini, Djarot akan mengikuti rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-490 DKI Jakarta. Adapun, tema HUT ke-490 DKI Jakarta pada tahun ini adalah "Beragam, Bersatu, dan Melayani".

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X