BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dan Telkomsel

H-7 hingga H-4 Lebaran, 381 "Delay" Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 22/06/2017, 13:14 WIB
|
EditorIcha Rastika

TANGERANG, KOMPAS.com - Berdasarkan data dari Posko Angkutan Lebaran 2017 di Bandara Soekarno-Hatta, ada ratusan delay atau keterlambatan jadwal keberangkatan pesawat sejumlah maskapai penerbangan domestik.

Ini merupakan data yang dihimpun mulai dari H-7 (18/6/2017) sampai H-4 (21/6/2017) Lebaran 2017.

Jumlah delay untuk sepuluh maskapai penerbangan domestik pada kurun waktu tersebut mencapai 381 penerbangan.

Maskapai yang dimaksud adalah Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, NAM Air, Indonesia Air Asia Extra, Indonesia Air Asia, Kalstar, dan Trigana Air.

(Baca juga: Terminal 3 Gangguan Listrik, 30 Penerbangan Garuda Indonesia "Delay")

Adapun delay terbanyak terjadi untuk keterlambatan 30-60 menit, yakni sebanyak 239 jadwal penerbangan. Disusul dengan 113 penerbangan yang mengalami delay selama 61-120 menit atau dua jam.

Ada juga sejumlah penerbangan dengan range delay lebih lama lagi, yakni 23 jadwal penerbangan untuk delay 121-180 menit, dan masing-masing tiga jadwal penerbangan yang mengalami delay 181-240 menit serta di atas 240 menit.

Pada data yang sama turut disertakan on time performance (OTP) tiap maskapai yang mengukur tingkat ketepatan waktu layanan dalam hal jadwal penerbangan.

Untuk tiga maskapai terbesar dengan OTP terbaik, yakni Garuda Indonesia (33,79 persen), Lion Air (26,23 persen), dan Batik Air (14,06 persen).

Sementara itu, maskapai Sriwijaya Air, tercatat mengalami dua penerbangan dengan delay di atas empat jam atau 240 menit, dua delay di rentang 181-240 menit, dan 11 penerbangan dengan delay 121-180 menit.

Sejak dari H-7 sampai H-4 Lebaran 2017, ada 243 pesawat Sriwijaya Air yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.

(Baca juga: Penerbangan Lion Group di Bandara Adisutjipto Sempat Mengalami "Delay")

Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho, sebelumnya menyampaikan, puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta diprediksi jatuh pada H-2 (23/6/2017) dan H-1 (24/6/2017) Lebaran. Perhitungan untuk Lebaran jatuh pada hari Minggu (25/6/2017).

Kompas TV Antisipasi Mudik, Bandara Banjarmasin Bangun Rest Area
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Digunakan Dua Tahun, Asrama Haji Kota Bekasi Jalani Sejumlah Perbaikan

Tidak Digunakan Dua Tahun, Asrama Haji Kota Bekasi Jalani Sejumlah Perbaikan

Megapolitan
Kota Depok Raih Predikat WTP 11 Kali Berturut-turut

Kota Depok Raih Predikat WTP 11 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Panitia Formula E Ajukan Permintaan Iklan ke BUMN, Anggota DRPD DKI: Mereka Lagi Cekak

Panitia Formula E Ajukan Permintaan Iklan ke BUMN, Anggota DRPD DKI: Mereka Lagi Cekak

Megapolitan
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkot Jakpus Gelar Pelatihan Membuat Produk Minuman Sehat

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkot Jakpus Gelar Pelatihan Membuat Produk Minuman Sehat

Megapolitan
Cegah Paham Radikal Terorisme di Kalangan Mahasiswa, BNPT Kerja Sama dengan Pihak Kampus

Cegah Paham Radikal Terorisme di Kalangan Mahasiswa, BNPT Kerja Sama dengan Pihak Kampus

Megapolitan
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai Cisadane, Diperkirakan Berusia 6-7 Bulan

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai Cisadane, Diperkirakan Berusia 6-7 Bulan

Megapolitan
Hewan Kurban dari Luar Daerah Wajib Jalani Karantina, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Pengawasan PMK

Hewan Kurban dari Luar Daerah Wajib Jalani Karantina, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Pengawasan PMK

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Sediakan Gerai Vaksinasi Saat CFD Mendatang

Pemkot Bekasi Akan Sediakan Gerai Vaksinasi Saat CFD Mendatang

Megapolitan
Sempat Dikira Boneka, Sesosok Mayat Ditemukan Warga di Seberang Istana Bogor

Sempat Dikira Boneka, Sesosok Mayat Ditemukan Warga di Seberang Istana Bogor

Megapolitan
Jakarta Makin Macet, Siap-Siap Ganjil Genap Diperluas jadi 25 Ruas Jalan

Jakarta Makin Macet, Siap-Siap Ganjil Genap Diperluas jadi 25 Ruas Jalan

Megapolitan
2 Napi di Lapas Pemuda Tangerang Terserat Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

2 Napi di Lapas Pemuda Tangerang Terserat Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Jakarta Terapkan WFO 100 Persen, Apindo: Ekonomi Akan Segera Pulih

Jakarta Terapkan WFO 100 Persen, Apindo: Ekonomi Akan Segera Pulih

Megapolitan
PPKM Level 1 Berlaku di Tangsel, Pemkot Berharap Perekonomian Masyarakat Bisa Kembali Pulih

PPKM Level 1 Berlaku di Tangsel, Pemkot Berharap Perekonomian Masyarakat Bisa Kembali Pulih

Megapolitan
Simak Aturan PPKM Level 1 di Kota Tangerang Selatan

Simak Aturan PPKM Level 1 di Kota Tangerang Selatan

Megapolitan
Paman di Cengkareng Perkosa Ponakan Berulang Kali sejak Korban Berusia 8 hingga 11 Tahun

Paman di Cengkareng Perkosa Ponakan Berulang Kali sejak Korban Berusia 8 hingga 11 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.