"Sudah Lima Hari Mau Masuk Terminal Kalideres Susah..." - Kompas.com

"Sudah Lima Hari Mau Masuk Terminal Kalideres Susah..."

Kompas.com - 23/06/2017, 15:53 WIB
Kompas.com/Sherly Puspita Petugas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan petugas dari berbagai PO (Perusahaan Otobus) melakukan pengaturan lalublintas di dalam Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (23/6/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com -
Sejumlah awak berbagai perusahaan otobus (PO) ikut mengatur lalu lintas di dalam Terminal Kalideres, Jakarta Barat, bersama sejumlah petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jumat (23/6/2017).

Pantauan Kompas.com, sekitar pukul 14.30 WIB, terjadi kemacetan akibat banyaknya bus yang akan masuk dan keluar Terminal Kalideres.

"Setia Negara (salah satu PO) berhentu dulu, Murni Jaya maju. Ayo cepat ya," ujar seorang awak PO, saat membantu mengurai kepadatan di Terminal Kalideres menggunakan pengeras suara.

Kepadatan lalu lintas di Terminal Kalideres juga diakibatkan adanya halte bus Transjakarta di dalam terminal tersebut.

"Ayo Transjakarta biar lewat dulu ya. Berhenti dulu bisnya, jangan dulu-duluan begitu," ujar seorang petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

(baca: Antrean di "Rest Area" Sebabkan Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek)

Perjalanan bus Transjakarta di Terminal Kalideres tersendat karena terjadinya lonjakan penumpang dan bertambahnya bus angkutan mudik Lebaran 2017.

"Ini udah lima hari mau masuk terminal aja susah begini, tapi yang paling parah ya hari ini," ujar petugas on board Transjakarta jurusan Rusun Pesakih-Kalideres, Fahmi Mustopa, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat siang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional
Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Megapolitan

Close Ads X