Polri Waspadai Aksi Teror Saat Musim Mudik Lebaran

Kompas.com - 23/06/2017, 16:04 WIB
Wakapolri Komjen Syafrudin dan Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan saat meninjau Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaWakapolri Komjen Syafrudin dan Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan saat meninjau Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi tetap tetap mewaspadai kemungkinan adanya aksi teror pada musim mudik Lebaran 2017. Sejumlah antisipasi dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Secara khusus dalam menanggulangi stabilitas keamanan di seluruh Indonesia dalam rangka arus mudik, kami tetap tidak bisa confident terhadap aksi-aksi teror," ujar Wakil Kepala Polri Komjen Syafruddin, di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2017).

(baca: Wakapolri Sebut Puncak Arus Mudik Antiklimaks)

Syafruddin menuturkan, kepolisian harus tetap waspada karena kelompok teroris kerap melancarkan aksi yang tidak terduga seperti ledakan bom di Terminal Kampung Melayu beberapa pekan lalu.

"Aparat keamanan TNI dan Polri melakukan antisipasi kuat terhadap gerakan-gerakan sel-sel daripada gerakan teroris dan ini menjadi kewaspadaan dan antisipasi kita," ucap dia.

Syafruddin mengatakan terdapat 187.000 personel gabungan yang diterjunkan di seluruh Indonesia untuk mengamankan musim mudik Lebaran 2017. Beberapa kepolisian daerah juga menyiapkan penembak jitu dalam rangka pengamanan di jalur mudik.

(baca: Antisipasi Teror, Polda Jateng Tempatkan "Sniper" Selama Arus Mudik)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV Sniper Disiapkan di Jalur Selatan Cilacap
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Kartu Pekerja Jakarta (KPJ)

Cara Daftar Kartu Pekerja Jakarta (KPJ)

Megapolitan
Kekerasan Anak di Depok Meningkat, Pemkot Singgung Himpitan Ekonomi karena Pandemi

Kekerasan Anak di Depok Meningkat, Pemkot Singgung Himpitan Ekonomi karena Pandemi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak BPN Evaluasi Penerbitan Sertifikat Tanah lewat PTSL karena Marak Pungli

Komisi A DPRD DKI Desak BPN Evaluasi Penerbitan Sertifikat Tanah lewat PTSL karena Marak Pungli

Megapolitan
34 Pasien Akan Dipindahkan ke Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

34 Pasien Akan Dipindahkan ke Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Daftar Upah Minimum di Jabodetabek, Mana yang Paling Cuan?

Daftar Upah Minimum di Jabodetabek, Mana yang Paling Cuan?

Megapolitan
Polda Metro: Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Mengenal Warga yang Lapor Dibuntuti

Polda Metro: Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Mengenal Warga yang Lapor Dibuntuti

Megapolitan
Munarman: Kasus Saya Fitnah Besar

Munarman: Kasus Saya Fitnah Besar

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Penunjukan Bendahara Nasdem Jadi Ketua Pelaksana Formula E Bersifat Politis

Anggota DPRD DKI: Penunjukan Bendahara Nasdem Jadi Ketua Pelaksana Formula E Bersifat Politis

Megapolitan
Seminggu Terakhir, Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Turun hingga 25 Persen

Seminggu Terakhir, Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Turun hingga 25 Persen

Megapolitan
Azas Tigor Minta Status Kota Layak Anak Depok Dicabut, Ini Jawaban Pemkot

Azas Tigor Minta Status Kota Layak Anak Depok Dicabut, Ini Jawaban Pemkot

Megapolitan
Lapaknya di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim Dibongkar, Pedagang Minta Solusi Pemkot Depok

Lapaknya di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim Dibongkar, Pedagang Minta Solusi Pemkot Depok

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Simak Aturan 'Ngantor' di Ibu Kota

Jakarta PPKM Level 2, Simak Aturan "Ngantor" di Ibu Kota

Megapolitan
Polisi Tutup Jalan di Kawasan Monas dan Patung Kuda untuk Cegah Reuni 212, Berikut Lokasinya

Polisi Tutup Jalan di Kawasan Monas dan Patung Kuda untuk Cegah Reuni 212, Berikut Lokasinya

Megapolitan
Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangsel Minta Puskesmas Waspada dan Bersiap Diri

Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangsel Minta Puskesmas Waspada dan Bersiap Diri

Megapolitan
Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Terpancing Ikut Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Terpancing Ikut Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.