Ingin Membesuk, Keluarga Tahanan KPK Disengat Tawon

Kompas.com - 25/06/2017, 10:57 WIB
Seorang perempuan yang ingin membesuk keluarga di Rutan KPK, disengat tawon seusai mengurus izin besuk di Gedung KPK Jakarta, Minggu (25/6/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINSeorang perempuan yang ingin membesuk keluarga di Rutan KPK, disengat tawon seusai mengurus izin besuk di Gedung KPK Jakarta, Minggu (25/6/2017).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Kunjungan keluarga para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Hari Raya Idul Fitri, Minggu (25/6/2017), terganggu dengan kemunculan sekawanan tawon.

Bahkan, seorang keluarga tahanan disengat tawon, hingga membutuhkan pertolongan medis.

Tiupan angin kencang dan gesekan dahan membuat sebuah sarang tawon yang berada di salah satu pohon di halaman depan Gedung KPK bergoyang.

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Sarang tawon yang berada di sebatang pohon di Gedung KPK Jakarta, mengganggu keluarga para tahanan yang ingin datang membesuk, Minggu (25/6/2017).
Meski sarang tidak sampai jatuh, hal itu membuat tawon di dalam sarang terbang keluar.


Pantauan Kompas.com, seorang perempuan berbaju merah muda tiba-tiba berteriak saat menuju gerbang pintu keluar Gedung KPK.

Perempuan tersebut ternyata kesakitan karena disengat tawon.

Petugas keamanan gedung kemudian berupaya menghalangi tawon yang beterbangan.

"Disengat di bagian wajah, langsung bengkak. Sepertinya langsung dibawa ke Rumah Sakit MMC," ujar seorang saksi mata.

Setelah kejadian tersebut, keluarga para tahanan diminta melewati pintu masuk lain yang berada di sebelah kanan Gedung KPK.

Hari ini, KPK memberikan kesempatan bagi keluarga para tahanan untuk datang membesuk. Waktu kunjungan diberikan dari pukul 10.00 hingga 13.00.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Megapolitan
Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Megapolitan
Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Megapolitan
Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Megapolitan
Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Megapolitan
Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Megapolitan
DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

Megapolitan
Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Megapolitan
Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Megapolitan
Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Megapolitan
Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Megapolitan
Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Megapolitan
Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X