Kompas.com - 26/06/2017, 20:21 WIB
Gubernur bersama Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, menyapa warga pada open house di kediaman Anies, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (26/6/2017) sore. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Gubernur bersama Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, menyapa warga pada open house di kediaman Anies, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (26/6/2017) sore.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan, menganggap acara open house di rumahnya pada Lebaran tahun ini lebih ramai dan meriah dibanding open house ketika dirinya menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Anies mengemukakan hal itu saat menggelar acara open house pada hari kedua Lebaran, Senin (26/6/2017) ini di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"(Open house) lebih ramai pas jadi gubernur. Kalau acara open house dulu terbatas, dari mereka yang bekerja sama dari kalangan pemerintahan atau kolega. Sekarang dari warga," kata Anies kepada wartawan di sela-sela acara open house itu.

Pada acara open house ketika dirinya masih jadi menteri, tamu undangan kebanyakan elite politik dan mereka yang datang mengendarai mobil-mobil mewah. Saat ini, dengan menyandang status sebagai gubernur terpilih, yang hadir kebanyakan warga biasa.

Anies mengatakan, banyak yang hadir saat ini datang dari jauh, mengendarai sepeda motor atau angkutan umum.

"(Sekarang) lebih ramai dan lebih bervariasi. Bisa dibilang, buat kami, (momen) ini mengharukan karena datang ke sini itu repot, naik sepeda motor dan kendaraan umum," kata Anies.

Acara open house di kediaman Anies digelar mulai pukul 15.00 WIB sore tadi. Pada acara itu, turut hadir anggota keluarga inti Anies dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tamu yang datang kebanyakan warga sekitar dan perwakilan relawan serta simpatisan Anies-Sandi semasa menyukseskan pasangan itu pada Pilkada DKI Jakarta 2017.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Anak di Bekasi Dimulai, Peserta Wajib Bawa Formulir Persetujuan Orang Tua

Vaksinasi Anak di Bekasi Dimulai, Peserta Wajib Bawa Formulir Persetujuan Orang Tua

Megapolitan
PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

Megapolitan
Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Megapolitan
Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Megapolitan
Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Megapolitan
Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Megapolitan
Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

Megapolitan
Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Megapolitan
Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X