Kompas.com - 05/07/2017, 08:59 WIB
Pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta kembali dibuka di SMAN 90 Jakarta Selatan, Sabtu (17/6/2016). Nibras Nada NailufarPendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta kembali dibuka di SMAN 90 Jakarta Selatan, Sabtu (17/6/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto mengatakan tidak ada yang berbeda dengan pembagian kuota penerimaan siswa dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jakarta.

Seperti tahun sebelumnya, kuota terbesar penerimaan siswa ditentukan berdasarkan zonasi.

"Itu namanya jalur lokal berdasarkan zonasi. Zonasi itu misalnya untuk warga DKI yang tinggal di kawasan Tebet, Setiabudi, daftarnya bisa ke SMA 3, SMA 26, SMA 8," ujar Bowo kepada Kompas.com, Selasa (4/7/2017) malam.

SMA yang disebut Bowo terletak di kawasan Tebet. Kuota penerimaan siswa berdasarkan zonasi itu adalah 55 persen.

Selain itu, Dinas Pendidikan DKI menyediakan 35 persen kuota bagi siswa yang masuk melalui jalur umum. Jalur umum ditempuh oleh siswa yang ingin masuk ke sekolah yang berbeda zonasi dengan alamat rumahnya.

"Misalnya kamu tinggal di Manggarai tapi mau masuk ke SMA 78 di Jakarta Barat, itu namanya jalur umum dan disediakan ada kuota 35 persen," ujar Bowo.

Selain itu, kuota sebesar 5 persen disediakan untuk siswa yang menempuh jalur prestasi dan 5 persen sisanya untuk siswa dari luar DKI Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bowo mengatakan kuota untuk penerimaan siswa berdasarkan zonasi memang lebih besar dengan alasan untuk mengantisipasi kemacetan karena antar jemput anak sekolah.

"Kan sering dikeluhkan jalanan macet karena orangtua sibuk antar anak sekolah. Oleh karena itu diberi aturan di mana sekolah itu diisi warga yang tinggal di sekitar situ agar tidak terlalu jauh," ujar Bowo.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

Megapolitan
BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Megapolitan
Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X