Sebanyak 35.032 Orang Melamar Kerja di MRT Jakarta

Kompas.com - 06/07/2017, 07:43 WIB
Jajaran direksi PT MRT Jakarta saat menghadiri Forum Jurnalis dan Blogger MRT di Bakoel Coffie, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comJajaran direksi PT MRT Jakarta saat menghadiri Forum Jurnalis dan Blogger MRT di Bakoel Coffie, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Dua tahun jelang beroperasinya mass rapid transit (MRT) Jakarta, PT MRT Jakarta selaku penanggung jawab moda transportasi tersebut terus melakukan rekrutmen pekerja untuk menambah kuantitas sumber daya manusia (SDM) mereka.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar menjelaskan, pihaknya mulai melakukan rekrutmen karena pada saat beroperasi Maret 2019 nanti dibutuhkan banyak petugas seperti petugas di stasiun, petugas di pusat komando, dan masinis.

"Saat ini kami butuh sekitar tambahan 400 orang dari yang sudah ada 200 (orang). 600 orang kami butuhkan untuk membuat operasional MRT Jakarta efisien dan nyaman," ucap William saat menghadiri Forum Jurnalis dan Blogger MRT di Cikini, Rabu (5/7/2017).

Dia menyampaikan, sampai saat ini terdata 35.032 orang telah melamar bekerja di PT MRT Jakarta. Namun, yang akan diterima tahun ini menurut William hanya sebanyak 170 orang.

"Posisi yang kami rekrut antara lain untuk masinis, petugas operasi dan pemeliharaan, instruktur masinis, petugas pemeliharaan sinyal dan telekomunikasi, OCC, petugas peralatan, petugas power system, dan petugas stasiun," ujar William.

(baca: Jalur MRT Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Masalah Lahan Stasiun Haji Nawi)

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pejabat UNJ

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pejabat UNJ

Megapolitan
Pemutaran Film di Bioskop Diizinkan tetapi Penonton Harus Selalu Gunakan Masker

Pemutaran Film di Bioskop Diizinkan tetapi Penonton Harus Selalu Gunakan Masker

Megapolitan
Cegah Kongko-kongko, Live Music di Kafe Dilarang Beroperasi Selama PSBB Transisi

Cegah Kongko-kongko, Live Music di Kafe Dilarang Beroperasi Selama PSBB Transisi

Megapolitan
Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

Megapolitan
Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Megapolitan
Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Megapolitan
Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Megapolitan
MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Megapolitan
Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Megapolitan
Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Megapolitan
Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X