Polisi Tegaskan Proses Hukum Rizieq Tidak Terpengaruh Upaya Rekonsiliasi - Kompas.com

Polisi Tegaskan Proses Hukum Rizieq Tidak Terpengaruh Upaya Rekonsiliasi

Kompas.com - 06/07/2017, 12:57 WIB
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.


JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi memastikan tidak akan terpengaruh dengan upaya pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, mengusulkan rekonsiliasi terkait kasus hukum yang menjeratnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, proses hukum terhadap Rizieq dalam kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan dirinya dan Firza Husein akan tetap dilanjutkan.

"Hukum terus lanjut, kami enggak ikut-ikutan politik. Kami lanjut terus," ujar Argo, saat dihubungi, Kamis (6/7/2017).

(baca: Belum Pulang Setelah Lebaran, Rizieq Shihab Tunggu Hasil Rekonsiliasi)

Argo menuturkan, kepolisian masih menunggu Rizieq pulang ke Indonesia dari Arab Saudi. Sambil menunggu Rizieq pulang, penyidik terus melengkapi berkas perkaranya.

"Kami tetap lanjut melengkapi berkas perkara," kata Argo.

Rizieq Shihab sebelumnya dikabarkan akan kembali ke Tanah Air dari Arab Saudi setelah Lebaran 2017 usai. Namun, dia masih menunggu hasil komunikasi terkait rekonsiliasi sebelum memutuskan kembali ke Indonesia.

"Beliau belum pulang (setelah Lebaran) karena masih komunikasi dengan Menkopolhukam terkait rekonsiliasi," kata kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (5/7/2017) siang.

Pada Mei 2017 silam, Rizieq sempat mengajukan upaya rekonsiliasi kepada Menkopolhukam Wiranto hingga Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Upaya rekonsiliasi diajukan karena Rizieq merasa dirinya dikriminalisasi lantaran Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama kalah pada Pilkada DKI Jakarta.

Kompas TV Kapolda Metro Jaya: Rekonsiliasi Tak Mungkin Dilakukan


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

BMKG: Angin Puting Beliung di Yogyakarta Terjadi karena Masuk Musim Pancaroba

BMKG: Angin Puting Beliung di Yogyakarta Terjadi karena Masuk Musim Pancaroba

Regional
Kim Jong Un Perintahkan Penyebutan Korut Negara Pemilik Senjata Nuklir

Kim Jong Un Perintahkan Penyebutan Korut Negara Pemilik Senjata Nuklir

Internasional
KPK Panggil Dua Saksi dalam Dugaan Suap Proyek di Kebumen

KPK Panggil Dua Saksi dalam Dugaan Suap Proyek di Kebumen

Nasional
Sempat Berkelit, Mantan Ketua PT Manado Akhirnya Mengaku Terima Suap

Sempat Berkelit, Mantan Ketua PT Manado Akhirnya Mengaku Terima Suap

Nasional
KPU Batal Ajukan PK ke MA atas Putusan PTUN Jakarta soal PKPI

KPU Batal Ajukan PK ke MA atas Putusan PTUN Jakarta soal PKPI

Nasional
Diramal Amien Rais Jadi Penyelamat Negeri, Tanggapan Anies...

Diramal Amien Rais Jadi Penyelamat Negeri, Tanggapan Anies...

Megapolitan
Kerjasama Ekonomi dan Hukum, Jokowi Terima Kepala Eksekutif Hong Kong

Kerjasama Ekonomi dan Hukum, Jokowi Terima Kepala Eksekutif Hong Kong

Nasional
Empat Korban Tewas akibat Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Teridentifikasi

Empat Korban Tewas akibat Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Teridentifikasi

Regional
Jokowi Bangga Xpander Rakitan Indonesia Diekspor ke Mancanegara

Jokowi Bangga Xpander Rakitan Indonesia Diekspor ke Mancanegara

Nasional
Beri Apresiasi, Sandiaga Mendadak Undang Komandan Upacara Buka Puasa Bersama

Beri Apresiasi, Sandiaga Mendadak Undang Komandan Upacara Buka Puasa Bersama

Megapolitan
KPK Periksa Lima Anggota DPRD Kota Malang Terkait Dugaan Suap APBD

KPK Periksa Lima Anggota DPRD Kota Malang Terkait Dugaan Suap APBD

Nasional
Rumahnya Rusak akibat Puting Beliung, Warga Gotong Royong Bersihkan Puing-puing

Rumahnya Rusak akibat Puting Beliung, Warga Gotong Royong Bersihkan Puing-puing

Regional
Manajemen Sebut Pelaku Keributan Tak Pakai Narkoba di Diskotek Old City

Manajemen Sebut Pelaku Keributan Tak Pakai Narkoba di Diskotek Old City

Megapolitan
Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur, Ini Penjelasan Pertamina

Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur, Ini Penjelasan Pertamina

Regional
Survei 'Kompas': Enam Parpol Terancam Tak Lolos ke DPR

Survei "Kompas": Enam Parpol Terancam Tak Lolos ke DPR

Nasional

Close Ads X