JW Tak Mau Jelaskan Alasan Menampar Petugas Bandara

Kompas.com - 08/07/2017, 06:53 WIB
JW, penampar petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado saat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/7/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaJW, penampar petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado saat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/7/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - JW, penumpang pesawat terbang yang menampar petugas Aviation Security (Avsec) di Bandara Sam Ratulangi Manado, diperiksa penyidik Polres Manado sekitar dua jam di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/7/2017).

Dia mulai diperiksa pukul 19.30 WIB dan baru selesai pukul 21.30 WIB. Tak banyak komentar dari JW seusai diperiksa penyidik. Dia hanya mengaku menyesal telah menampar petugas Bandara Sam Ratulangi.

"Saya sangat menyesali atas kejadian ini di Bandara Sam Ratulangi, tanggal 5 Juli 2017, Rabu kemarin. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," ujar JW seusai pemeriksaan.

JW tak mau mengungkapkan apa alasan dirinya menampar EW. Dia juga tak mau membeberkan apa saja yang ditanyakan penyidik kepada dirinya.

"Terima kasih. Cukup," kata JW.

Sementara itu, pengacara JW, Lisye mengatakan, kliennya ditanyai seputar kronologi penamparan itu oleh penyidik. Namun, Lisye juga enggan merinci alasan kliennya menampar EW.

"Semua sudah kami sampaikan ya. Mohon maaf, kondisi klien saya belum fit dan belum sehat. Terima kasih ya," kata Lisye.

Lisye mengaku bahwa kliennya berencana menemui EW untuk meminta maaf. Pihaknya sedang mencoba menjalin komunikasi dengan EW.

"Kami lagi menuju ke arah itu, jadi proses ini berlangsung sesuai dengan yang ada. Saya kira cukup ya," ujarnya.

(Baca juga: Penampar Petugas Bandara Mengaku Menyesal dan Minta Maaf)

Sebelumnya, PTS General Manager Bandara Sam Ratulangi, Erik Susanto mengatakan, kejadian penamparan itu bermula pada sekitar pukul 07.46 Wita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pekan PSBB Transisi: Anies-Ariza Positif Covid-19 hingga Tingginya Kasus Aktif

Dua Pekan PSBB Transisi: Anies-Ariza Positif Covid-19 hingga Tingginya Kasus Aktif

Megapolitan
3 Pencuri Sepeda Motor di Kalideres Ditangkap, 2 Orang Ditembak karena Melawan

3 Pencuri Sepeda Motor di Kalideres Ditangkap, 2 Orang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Iyut Bing Slamet, Syok Ditangkap Polisi hingga Kemungkinan Rehabilitasi

Fakta Kasus Narkoba Iyut Bing Slamet, Syok Ditangkap Polisi hingga Kemungkinan Rehabilitasi

Megapolitan
Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Megapolitan
PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

Megapolitan
Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Megapolitan
Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Megapolitan
2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Megapolitan
Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Megapolitan
Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X