Begini Rasanya Ikut Uji Coba Transjakarta Koridor 13 pada Malam Hari

Kompas.com - 09/07/2017, 22:05 WIB
Halte CSW yang jadi bagian dari Koridor 13 bus transjakarta (Tendean-Ciledug) pada Minggu (9/7/2017) sore. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Halte CSW yang jadi bagian dari Koridor 13 bus transjakarta (Tendean-Ciledug) pada Minggu (9/7/2017) sore.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta melangsungkan uji coba operasional bus di Koridor 13 (Tendean-Ciledug) pada Minggu (9/7/2017) malam ini.

Uji coba pada malam hari yang pertama kali ini dilakukan dalam kondisi minim penerangan. Belum semua lampu jalan terpasang di jalan layang setinggi puluhan meter itu.

Kompas.com berkesempatan mengikuti uji coba dengan menaiki bus dari titik awal di Halte Tendean hingga Halte JORR kemudian kembali ke Halte Tendean.

(Baca juga: Halte Tambahan untuk Lift Dibangun di Bawah Halte CSW Koridor 13 )

Saat bus mulai menaiki jalan layang selepas Halte Tendean, kondisi jalan yang dilintasi cukup gelap dengan sumber penerangan hanya dari lampu depan bus.

Di pembatas jalan sebelah kiri dan kanan terpasang mata kucing yang berfungsi menjadi patokan bagi sopir mengambil ancang-ancang jarak bus di kiri dan kanan jalan.

Mata kucing terpasang cukup banyak, dengan warna merah dan putih yang mengilap saat terkena cahaya lampu depan bus.

Ketika melewati beberapa halte, pencahayaan terbantu dengan lampu dari gedung dan bangunan di sekitar jalan layang.

Namun, saat mendekati Halte JORR, kondisi di sekitar cukup gelap karena tidak ada gedung atau bangunan yang menjulang tinggi.

Hanya ada pemandangan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) atau Lingkar Luar di bawah kiri dan kanan jalan layang.

Suasana jalan layang Koridor 13 transjakarta (Tendean-Ciledug) diambil dari bus transjakarta yang uji coba pertama kali pada malam hari, Minggu (9/7/2017). Uji coba dilakukan untuk membiasakan sopir mengenal medan dengan kondisi minim penerangan.KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Suasana jalan layang Koridor 13 transjakarta (Tendean-Ciledug) diambil dari bus transjakarta yang uji coba pertama kali pada malam hari, Minggu (9/7/2017). Uji coba dilakukan untuk membiasakan sopir mengenal medan dengan kondisi minim penerangan.

(Baca juga: Halte Tirtayasa di Koridor 13 Transjakarta Disiapkan Jadi Halte Integrasi)

Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph menyampaikan, pihaknya akan uji coba perjalanan malam di Koridor 13 mulai hari ini sampai seterusnya.

Adapun uji coba sudah dilakukan sebelumnya, tetapi terbatas hanya dari pagi sampai sore. Koridor 13 direncanakan beroperasi pada 17 Agustus 2017 mendatang.

Pada tahap awal beroperasi nanti, baru tiga dari total 12 halte yang dapat digunakan. Halte yang dimaksud adalah Halte Tendean, Halte Tirtayasa, dan Halte Adam Malik.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Megapolitan
Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Megapolitan
Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

Megapolitan
Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Megapolitan
TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

Megapolitan
Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X