Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/07/2017, 07:32 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengerjakan program bedah rumah dengan menggunakan dana coorporate social responsibility (CSR) pada April 2017.

Ada lebih dari 80 rumah di Cilincing Utara yang masuk dalam program bedah rumah Pemprov DKI.

Kriteria rumah yang dibedah ialah pemilik rumah harus berasal dari masyarakat tidak mampu. Kini, rumah-rumah tersebut selesai dibedah.

Kendati demikian, sejumlah warga mengeluhkan hasil akhir pengerjaan bedah rumah tersebut. Sebab, kondisi rumah berbeda dari yang mereka harapkan.

Salah satunya adalah Sulastri yang mengatakan bahwa rumahnya kini hanya memiliki satu kamar.

"Kemarin ada tiga kamar, tetapi jadinya cuma satu saja sekarang, tetapi ya meski begitu tetap bersyukur," ujar Sulastri kepada Kompas.com di rumahnya, Kamis (6/7/2017).

Padahal, anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut cukup banyak. Mau tidak mau, Sulastri bersama beberapa anggota keluarga lainnya tidur tanpa kamar.

(Baca juga: Warga Keluhkan Jumlah Kamar Tidur Jadi Hanya Satu Setelah Bedah Rumah)

Rumah yang selesai dibedah juga tidak memiliki sekat-sekat. Selain itu, tidak ada plafon yang menjadi pembatas antara ruangan dan atap.

Warga lainnya, Marlina, mengatakan bahwa ruangan menjadi gerah ketika matahari sedang terik.

"Panas sih iya, apalagi kalau hujan waduh suaranya. Tapi meski begitu tetap bersyukur bisa diperbaiki rumahnya. Dulu pendek (rendah) rumah saya, sering banjir. Sekarang tidak lagi," ujar Marlina.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Terima Laporan dari Jakpro, BP BUMD Tak Bisa Pastikan Untung Rugi Formula E

Belum Terima Laporan dari Jakpro, BP BUMD Tak Bisa Pastikan Untung Rugi Formula E

Megapolitan
Parkir Liar di Margonda Raya, 15 Pengemudi Kendaraan Bermotor Ditilang

Parkir Liar di Margonda Raya, 15 Pengemudi Kendaraan Bermotor Ditilang

Megapolitan
Parkir Liar di Trotoar Margonda Raya, 38 Motor Digembosi dan 5 Mobil Digembok

Parkir Liar di Trotoar Margonda Raya, 38 Motor Digembosi dan 5 Mobil Digembok

Megapolitan
Fakta-fakta Pengendara Motor yang Tewas Usai Dilindas Tetangga: Sempat Kejar-kejaran, Tinggalkan 4 Anak Kecil

Fakta-fakta Pengendara Motor yang Tewas Usai Dilindas Tetangga: Sempat Kejar-kejaran, Tinggalkan 4 Anak Kecil

Megapolitan
Kebakaran di Rawa Badak Utara, Warga: Sempat Ada Ledakan 2 Kali

Kebakaran di Rawa Badak Utara, Warga: Sempat Ada Ledakan 2 Kali

Megapolitan
Keluh dan Syukur Pedagang Kerak Telor di Jakarta Fair 2023: Bayar Sewa Lapak Rp 17 Juta, tapi Tetap Bisa Untung

Keluh dan Syukur Pedagang Kerak Telor di Jakarta Fair 2023: Bayar Sewa Lapak Rp 17 Juta, tapi Tetap Bisa Untung

Megapolitan
Gunungan Sampah di Kali Baru Margonda Depok Telah Diangkut

Gunungan Sampah di Kali Baru Margonda Depok Telah Diangkut

Megapolitan
Ditagih Restitusi Rp 100 Miliar, Pengacara Mario Dandy: Kalau Mau Incar Harta Ayahnya, Bukan Lewat Sini

Ditagih Restitusi Rp 100 Miliar, Pengacara Mario Dandy: Kalau Mau Incar Harta Ayahnya, Bukan Lewat Sini

Megapolitan
Mario Dandy Bantah Marahi Satpam Kompleks usai Aniaya D: Saya Saat Itu Bingung, Yang Mulia

Mario Dandy Bantah Marahi Satpam Kompleks usai Aniaya D: Saya Saat Itu Bingung, Yang Mulia

Megapolitan
Parkir Sembarangan, 7 Truk di Cengkareng Diderek Petugas Sudinhub Jakbar

Parkir Sembarangan, 7 Truk di Cengkareng Diderek Petugas Sudinhub Jakbar

Megapolitan
Tangani Krisis Air, PAM Jaya Buat 11 Reservoir yang Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Tangani Krisis Air, PAM Jaya Buat 11 Reservoir yang Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Megapolitan
Magdalena Syok MBP Pulang Nama, Semula Terima Kabar Anaknya Koma akibat Terlindas di Cakung

Magdalena Syok MBP Pulang Nama, Semula Terima Kabar Anaknya Koma akibat Terlindas di Cakung

Megapolitan
Cerita Pedagang Pasar Tanah Abang, Kerap 'Dipalakin' Baju Jelang Lebaran

Cerita Pedagang Pasar Tanah Abang, Kerap "Dipalakin" Baju Jelang Lebaran

Megapolitan
Pukul Polantas karena Tak Terima Ditilang, Pemuda Asal Sunter Terancam 5 Tahun Penjara

Pukul Polantas karena Tak Terima Ditilang, Pemuda Asal Sunter Terancam 5 Tahun Penjara

Megapolitan
Gagalkan Aksi Perampokan Minimarket di Tangsel, Kepala Toko Tarik-tarikan Celurit dengan Bandit

Gagalkan Aksi Perampokan Minimarket di Tangsel, Kepala Toko Tarik-tarikan Celurit dengan Bandit

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com