Usai PPBD “Online”, Tersisa 56 Kursi di SMP 1 Kota Bekasi

Kompas.com - 10/07/2017, 22:53 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi saat ditemui di Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kamis (6/7/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahKepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi saat ditemui di Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kamis (6/7/2017).
|
EditorDian Maharani

BEKASI, KOMPAS.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di Kota Bekasi telah ditutup baik tahap pertama maupun tahap kedua. Hasilnya, tersisa 56 kursi untuk siswa di SMPN 1 Kota Bekasi.

“Setelah PPDB Online Kota Bekasi untuk SMP ditutup, saat ini tersisa kursi kosong di SMP 1 Kota Bekasi sebanyak 56 kursi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi di Bekasi, Senin (10/7/2017).

Ia menjelaskan, pada PPDB Online tahap pertama, tersisa 416 kursi untuk jenjang SMP. Alasan dari tersisanya 56 kursi di SMP 1 Kota Bekasi, menurut Ali adalah karena pendaftaran siswa ke SMP 1 dilakukan melalui penilaian rapot.

“Karena SMP 1 kan sekolah rujukan, nilai rapotnya harus 7,7,” kata Ali.

Baca: Protes PPDB Online, Warga Gelar Aksi di SMKN 2 Kota Bekasi

Sementara sisa 56 kursi ini nantinya dibuka untuk siswa yang belum mendapatkan sekolah, terutama mereka yang berdomisili dekat dengan sekolah tersebut.

Sehingga kursi kosong ini hanya dibuka untuk jalur zonasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juli mendatang yang dibuka hanya satu hari.

Selain itu juga siswa diberikan kemudahan, karena untuk mendapatkan kursi kosong ini tidak lagi melalui sistem online. Akan tetapi dengan cara manual, ditambah dengan nilai rapot rata-tata 7.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Baru di Pabrik Epson, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi Melonjak

Muncul Klaster Baru di Pabrik Epson, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi Melonjak

Megapolitan
Sepekan Penerapan PSBB di Jakarta, Jumlah Kasus Harian Covid-19 Masih di Atas 1.000

Sepekan Penerapan PSBB di Jakarta, Jumlah Kasus Harian Covid-19 Masih di Atas 1.000

Megapolitan
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta Telah Dilaporkan ke Polisi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta Telah Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Banjir di Kampung Melayu Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah

Banjir di Kampung Melayu Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah

Megapolitan
TNI AU: Ledakan TNT di Halim merupakan Tradisi Penyambutan Prajurit Baru

TNI AU: Ledakan TNT di Halim merupakan Tradisi Penyambutan Prajurit Baru

Megapolitan
Wali Kota Pastikan Penanganan Pasien Covid-19 di RSD Patriot Bekasi Penuhi Standar Rumah Sakit

Wali Kota Pastikan Penanganan Pasien Covid-19 di RSD Patriot Bekasi Penuhi Standar Rumah Sakit

Megapolitan
49 RT di DKI Jakarta Masih Terendam Banjir dengan Ketinggian 10 hingga 80 Sentimeter

49 RT di DKI Jakarta Masih Terendam Banjir dengan Ketinggian 10 hingga 80 Sentimeter

Megapolitan
Sumber Dentuman di Jakarta Terjawab, TNI AU Sebut Itu Efek Ledakan TNT pada Kegiatan Paskhas

Sumber Dentuman di Jakarta Terjawab, TNI AU Sebut Itu Efek Ledakan TNT pada Kegiatan Paskhas

Megapolitan
[UPDATE] 23 Jalan di Jakarta Barat yang Masih Terendam pada Selasa Pagi

[UPDATE] 23 Jalan di Jakarta Barat yang Masih Terendam pada Selasa Pagi

Megapolitan
Anies: Pemprov DKI Terapkan Protokol Covid-19 di Lokasi Pengungsian Korban Banjir

Anies: Pemprov DKI Terapkan Protokol Covid-19 di Lokasi Pengungsian Korban Banjir

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Katulampa Siaga 1 dan Banjir Kiriman di Jakarta | Suara Dentuman Kembali Terdengar Kemarin

[POPULER JABODETABEK] Katulampa Siaga 1 dan Banjir Kiriman di Jakarta | Suara Dentuman Kembali Terdengar Kemarin

Megapolitan
Pemkot Bekasi Usul Tambah Fasilitas RSD Patriot ketimbang Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Usul Tambah Fasilitas RSD Patriot ketimbang Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Daftar 32 Ruas Jalan di Jakarta yang Masih Terendam Banjir Pagi Ini

Daftar 32 Ruas Jalan di Jakarta yang Masih Terendam Banjir Pagi Ini

Megapolitan
[Update Covid-19 di Depok]: 50 Kasus Baru, 97 Pasien Pulih

[Update Covid-19 di Depok]: 50 Kasus Baru, 97 Pasien Pulih

Megapolitan
22 RT di Kembangan, Jakarta Barat, Masih Terendam Banjir Selasa Pagi Ini

22 RT di Kembangan, Jakarta Barat, Masih Terendam Banjir Selasa Pagi Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X