Gelar Aksi, Nelayan Muara Angke Minta Dilibatkan Sidang Amdal Reklamasi

Kompas.com - 11/07/2017, 11:59 WIB
Puluhan nelayan yang tergabung dalam Koalisi Nelayan Tradisional (KNT) dari Muara Angke mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta di Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (11/7/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comPuluhan nelayan yang tergabung dalam Koalisi Nelayan Tradisional (KNT) dari Muara Angke mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta di Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (11/7/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan nelayan yang tergabung dalam Koalisi Nelayan Tradisional (KNT) dari Muara Angke mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta di Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (11/7/2017).

Kedatangan mereka untuk memprotes sidang pembahasan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) terkait reklamasi Pulau G yang dilangsungkan di Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

"Sidang Amdal tidak sah, kami nelayan tidak diundang, pertemuan ini tidak sah," seru salah satu orator di depan ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

(Baca juga: Setelah Dilantik, Anies-Sandi Segera Audit Reklamasi Teluk Jakarta)


Setelah beberapa menit berorasi, seorang perwakilan KNT diperbolehkan masuk ke ruang rapat. Kendati begitu, nelayan lainnya berusaha untuk bisa masuk ke dalam ruang rapat.

Namun, petugas keamanan dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta langsung menahan beberapa nelayan yang meminta masuk ke dalam ruang rapat tersebut. 

"Kami harus masuk, ini enggak sah tanpa kami. Nelayan harus dilibatkan," ucap salah seorang peserta aksi.

(Baca juga: Bisakah Anies-Sandi Membatalkan Reklamasi?)

Sampai pukul 11.30 WIB, aksi penolakan dari KNT masih berlangsung. Beberapa peserta aksi membawa bendera dan spanduk yang berisikan pesan untuk mencabut izin lingkungan di semua proyek reklamasi Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X