Grab Harap Pengemudi yang Di-"suspend" Tak Tempuh Jalur Hukum - Kompas.com

Grab Harap Pengemudi yang Di-"suspend" Tak Tempuh Jalur Hukum

Kompas.com - 14/07/2017, 06:09 WIB
Managing Director Grab Indonesia, Rizdki Kramadibrata di kantornya, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017).Kompas.com/Alsadad Rudi Managing Director Grab Indonesia, Rizdki Kramadibrata di kantornya, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, permasalahan antara manajemen Grab dan mitra pengemudi GrabCar tidak harus melalui jalur hukum.

Ridzki mengatakan, terdapat jalur komunikasi yang dinilainya lebih mudah untuk menyelesaikan persoalan antara manajemen Grab dan pengemudi.

Sebelumnya, pengemudi GrabCar berencana menempuh jalur hukum karena mediasi yang hendak dilakukan terkait permasalah pemutusan kemitraan yang mereka alami batal dilaksanakan.

"Kami berharap tidak sampai ke jalur hukum karena segala sesuatunya bisa diselesaikan sesuai jalur komunikasi yang ada," ujar Ridzki saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/7/2017).

(Baca juga: Pengemudi GrabCar yang Di-"suspend" Berencana Tempuh Jalur Hukum)

Jalur komunikasi tersebut, lanjut Ridzki, yakni dengan menyampaikan keluhan di blog penyampaian keluhan yang telah disediakan manajemen Grab Indonesia.

Ridzki mengatakan, dengan menggunakan jalur itu, keluhan para pengemudi akan diakomodasi pihak manajemen.

Menurut dia, jalur komunikasi yang dibuat oleh manajemen Grab ini telah dicoba para pengemudi lain yang mengeluhkan masalah mereka.

"Makanya kalau mau penjelasan silahkan ikut proses semula. Kan simpel dan sudah diikuti ratusan mitra pengemudi. Kalau itu berhasil buat mereka kenapa (pengemudi lain) tidak bisa," ujar Ridzki.

Adapun mediasi yang dilakukan pihak pengemudi dan manajemen Grab Indonesia batal dilakukan. Sempat terjadi keributan antara kedua pihak saat mediasi.

(Baca juga: Terjadi Keributan antara Pengemudi dan Manajemen Grab Saat Mediasi)

Kompas TV Para pengemudi Grab berencana menggelar aksi demo memprotes kebijakan Grab yang dinilai curang.


EditorIcha Rastika
Komentar

Terkini Lainnya

Gagal Lelang, Disdik DKI 'Tambal Sulam' Penuhi Kebutuhan Mebel Sekolah

Gagal Lelang, Disdik DKI "Tambal Sulam" Penuhi Kebutuhan Mebel Sekolah

Megapolitan
Soal Sumur Minyak Ilegal, Gubernur Aceh Mengaku Dilema

Soal Sumur Minyak Ilegal, Gubernur Aceh Mengaku Dilema

Regional
Dengarkan Keluhan, Pemprov DKI Tak Jadi Relokasi Pedagang Blok G ke Blok F

Dengarkan Keluhan, Pemprov DKI Tak Jadi Relokasi Pedagang Blok G ke Blok F

Megapolitan
Ingin Pastikan Omzet Pedagang Tak Menurun, Sandiaga Akan Tinjau Penampungan Sementara Blok G

Ingin Pastikan Omzet Pedagang Tak Menurun, Sandiaga Akan Tinjau Penampungan Sementara Blok G

Megapolitan
Wapres Ingatkan Pemerintah Daerah Tak Cuma Kejar Piala dan Medali

Wapres Ingatkan Pemerintah Daerah Tak Cuma Kejar Piala dan Medali

Nasional
Sudah Bertemu Presiden hingga Taliban, Jokowi Minta Doa agar Afghanistan Damai

Sudah Bertemu Presiden hingga Taliban, Jokowi Minta Doa agar Afghanistan Damai

Nasional
Polisi Periksa Kapal Dishub yang Meledak di Kepulauan Seribu

Polisi Periksa Kapal Dishub yang Meledak di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Moratorium DOB, Wapres Sebut Inti Pembangunan Ada di Desa

Moratorium DOB, Wapres Sebut Inti Pembangunan Ada di Desa

Nasional
Pria Tak Dikenal Bakar Seorang Perempuan di Dalam Bus di Peru

Pria Tak Dikenal Bakar Seorang Perempuan di Dalam Bus di Peru

Internasional
Mendikbud: Nilai Nol bagi Pengunggah Foto Soal UN!

Mendikbud: Nilai Nol bagi Pengunggah Foto Soal UN!

Edukasi
PKS Minta Alumni 212 Tetap Waspada agar Tak Dimanfaatkan Jokowi

PKS Minta Alumni 212 Tetap Waspada agar Tak Dimanfaatkan Jokowi

Nasional
Sopir GrabCar di Tambora Bawa 2 Rekan untuk Sekap Korban dari Jok Belakang

Sopir GrabCar di Tambora Bawa 2 Rekan untuk Sekap Korban dari Jok Belakang

Megapolitan
Terjatuh karena Hindari Genangan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Terjatuh karena Hindari Genangan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Megapolitan
Dermaga Marina Ancol Akan Direvitalisasi Jadi Pelabuhan Internasional

Dermaga Marina Ancol Akan Direvitalisasi Jadi Pelabuhan Internasional

Megapolitan
KPK Sebut Ada Pihak Lain yang Terlibat Kasus Korupsi E-KTP

KPK Sebut Ada Pihak Lain yang Terlibat Kasus Korupsi E-KTP

Regional

Close Ads X