"Katanya DP 0 untuk Gaji 7 Juta? Saya Enggak Bisa Ikut Dong..." - Kompas.com

"Katanya DP 0 untuk Gaji 7 Juta? Saya Enggak Bisa Ikut Dong..."

Kompas.com - 14/07/2017, 08:45 WIB
Ilustrasishutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Program rumah DP 0 persen merupakan salah satu program gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang cukup dikenal warga Jakarta.

Sebut saja Mugi, pria 54 tahun asal Sukoharjo, Jawa Tengah yang hampir 20 tahun tinggal di Jakarta dan ber-KTP Jakarta.

"Tahu (program rumah DP 0 persen), itu kan program Pak Anies -Sandi," ujarnya saat ditemui di Terminal Grogol, Jakarta Barat, Kamis (13/7/2017).

Pria yang bekerja sebagai sopir angkot ini mengikuti sejumlah pemberitaan mengenai program andalan gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih tersebut.

"Katanya itu programnya cuma buat yang gajinya 7 juta ya? Saya enggak bisa ikut dong?" kata dia.

(Baca juga: Program DP 0 Rupiah dan Cerita "Subprime Mortgage Crisis" di Amerika)

Mugi mengaku masih menumpang hidup di rumah orangtua istrinya di daerah Petamburan, Jakarta Barat. Ia sangat berharap memiliki rumah sendiri.

Ikshsal, pegawai di sebuah perusahaan swasta, mengaku kecewa begitu mengetahui dari pemberitaan bahwa program tersebut hanya diperuntukkan bagi warga yang berpenghasilan Rp 7 hingga Rp 10 juta.

"Saya yang kerja di kantor saja gajinya enggak sampai segitu, bagaimana yang buruh?" ujarnya saat ditemui di bus transjakarta saat hendak menuju kantornya.

Ia yang akan melangsungkan pernikahan tersebut berharap program itu betul-betul direalisasikan.

"Kalau programnya jadi buat masyarakat menengah ke bawah, saya ikutan. Lumayan buat keluarga baru," kata dia. 

Ikshsal berharap, konsep program tersebut segera difinalkan sehingga tak menimbulkan kebingungan di tengah masrarakat Jakarta.

Belakangan, wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut program rumah DP 0 persen diperuntukkan warga Jakarta yang berpenghasilan Rp 7 juta hingga Rp 10 juta.

Meski demikian, anggota Tim Sinkronisasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies-Sandi, Edriana Noerdin, tak membenarkan jika program rumah DP 0 persen hanya dapat diikuti warga Jakarta yang memiliki rata-rata pendapatan setiap bulan yang tinggi.

"Jadi enggak benar juga harus Rp 7- Rp 10 juta (penghasilan per bulan), tetapi ini (data rata-rata penghasilan) hanya untuk menunjukkan apakah dia mampu membayar cicilan rumah," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/7/2017).

(Baca juga: Sandiaga: DP 0 Rupiah untuk Pendapatan Rp 7 Juta-Rp 10 Juta Per Bulan)

Ia mengatakan, konsep awalnya, program rumah DP 0 persen ini merupakan upaya dalam membantu warga Jakarta memiliki hunian terjangkau. Konsep awal ini, kata dia, tetap akan dipertahankan.

Kompas TV Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, mengungkapkan niat menjenguk mantan gubernur Ahok.


EditorIcha Rastika

Komentar

Terkini Lainnya

Gagal Lelang, Disdik DKI 'Tambal Sulam' Penuhi Kebutuhan Mebel Sekolah

Gagal Lelang, Disdik DKI "Tambal Sulam" Penuhi Kebutuhan Mebel Sekolah

Megapolitan
Soal Sumur Minyak Ilegal, Gubernur Aceh Mengaku Dilema

Soal Sumur Minyak Ilegal, Gubernur Aceh Mengaku Dilema

Regional
Dengarkan Keluhan, Pemprov DKI Tak Jadi Relokasi Pedagang Blok G ke Blok F

Dengarkan Keluhan, Pemprov DKI Tak Jadi Relokasi Pedagang Blok G ke Blok F

Megapolitan
Ingin Pastikan Omzet Pedagang Tak Menurun, Sandiaga Akan Tinjau Penampungan Sementara Blok G

Ingin Pastikan Omzet Pedagang Tak Menurun, Sandiaga Akan Tinjau Penampungan Sementara Blok G

Megapolitan
Wapres Ingatkan Pemerintah Daerah Tak Cuma Kejar Piala dan Medali

Wapres Ingatkan Pemerintah Daerah Tak Cuma Kejar Piala dan Medali

Nasional
Sudah Bertemu Presiden hingga Taliban, Jokowi Minta Doa agar Afghanistan Damai

Sudah Bertemu Presiden hingga Taliban, Jokowi Minta Doa agar Afghanistan Damai

Nasional
Polisi Periksa Kapal Dishub yang Meledak di Kepulauan Seribu

Polisi Periksa Kapal Dishub yang Meledak di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Moratorium DOB, Wapres Sebut Inti Pembangunan Ada di Desa

Moratorium DOB, Wapres Sebut Inti Pembangunan Ada di Desa

Nasional
Pria Tak Dikenal Bakar Seorang Perempuan di Dalam Bus di Peru

Pria Tak Dikenal Bakar Seorang Perempuan di Dalam Bus di Peru

Internasional
Mendikbud: Nilai Nol bagi Pengunggah Foto Soal UN!

Mendikbud: Nilai Nol bagi Pengunggah Foto Soal UN!

Edukasi
PKS Minta Alumni 212 Tetap Waspada agar Tak Dimanfaatkan Jokowi

PKS Minta Alumni 212 Tetap Waspada agar Tak Dimanfaatkan Jokowi

Nasional
Sopir GrabCar di Tambora Bawa 2 Rekan untuk Sekap Korban dari Jok Belakang

Sopir GrabCar di Tambora Bawa 2 Rekan untuk Sekap Korban dari Jok Belakang

Megapolitan
Terjatuh karena Hindari Genangan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Terjatuh karena Hindari Genangan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Megapolitan
Dermaga Marina Ancol Akan Direvitalisasi Jadi Pelabuhan Internasional

Dermaga Marina Ancol Akan Direvitalisasi Jadi Pelabuhan Internasional

Megapolitan
KPK Sebut Ada Pihak Lain yang Terlibat Kasus Korupsi E-KTP

KPK Sebut Ada Pihak Lain yang Terlibat Kasus Korupsi E-KTP

Regional

Close Ads X