Djarot Lantik Pejabat yang Dulu Dicopot Ahok karena Jujur

Kompas.com - 14/07/2017, 10:36 WIB
Mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/7/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/7/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai bahwa mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun adalah orang yang jujur. Namun, Lasro pernah memberikan kesaksian keliru dalam kasus pengadaan uninterruptible power supply (UPS) yang dulu bergulir.

Lasro pun dicopot dari jabatannya oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Namun, kini Djarot melantik Lasro menjadi staf Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

"Kalo Pak Lasro Marbun itu dulu dicopot karena kesaksian dia yang ngawur waktu di kasus UPS. Dan ia itu sebetulnya, kalau saya pribadi lihat, orangnya itu lurus, jujur gitu ya," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (14/7/2017).

Djarot menuturkan, pemikiran Lasro dibutuhkan untuk mengawasi percepatan pembangunan. Sebab, Lasro memiliki pengalaman cukup lama di Inspektorat dan Dinas Pendidikan.


"Pemikirannya, tenaganya, masih kami butuhkan di TGUPP," kata dia.

Baca: Wajah Tanpa Senyum Lasro Marbun Usai Bertemu Ahok

Ika Lestari Aji di Balai Kota, Senin (25/1/2016), saat menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta.Kompas.com/Alsadad Rudi Ika Lestari Aji di Balai Kota, Senin (25/1/2016), saat menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta.
Selain Lasro, Djarot juga melantik mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (dulu Dinas Perumahan dan Gedung Pemda) Ika Lestari Aji menjadi staf TGUPP. Ika juga pernah dicopot dari jabatannya oleh Ahok.

Djarot mengatakan, tenaga dan pemikiran Ika dibutuhkan untuk percepatan pemberdayaan di rumah susun.

"Bu Ika kami manfaatkan tenaganya, pikirannya, untuk masalah pemberdayaan percepatan di rusun karena dia lama di rusun," ucap Djarot.

Djarot menuturkan, Lasro dan Ika bukanlah eksekutor. Sebagai staf TGUPP, keduanya lebih banyak memberikan pemikiran-pemikiran mereka untuk mempercepat pembangunan.

Baca: Ini Nama-nama Pejabat DKI yang Dirotasi Djarot

Adapun Lasro pernah dicopot Ahok karena diduga memiliki kaitan dengan kasus pengadaan uninterruptible power supply (UPS) yang dulu bergulir. Ahok tidak ingin ada pejabat yang terlibat kasus anggaran siluman.

Ika Lestari Aji juga pernah distafkan oleh Ahok. Dulu Ika pernah dimarahi Ahok terkait pembelian lahan Cengkareng Barat. Anak buah Ika diduga bermain anggaran dalam pembelian lahan seluas 4,6 hektar itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Megapolitan
Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Megapolitan
Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Megapolitan
Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Megapolitan
Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Megapolitan
Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Megapolitan
Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Megapolitan
Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Megapolitan
Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Megapolitan
Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Megapolitan
Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Megapolitan
Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X