Pasar Glodok Sepi Ditinggal Pembeli, Bangunan Tidak Terawat

Kompas.com - 14/07/2017, 14:03 WIB
Aktivitas perdagangan pusat perbelanjaan di Plaza Elektronik, Glodok, Jakarta barat, Rabu (14/7/2017). Perdagangan berjalan normal meskipun ada sebagian kios yang ditutup akibat sepi pembeli. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGAktivitas perdagangan pusat perbelanjaan di Plaza Elektronik, Glodok, Jakarta barat, Rabu (14/7/2017). Perdagangan berjalan normal meskipun ada sebagian kios yang ditutup akibat sepi pembeli.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Seorang petugas keamanan di Pasar Glodok, Muhammad Iqbal, mengungkapkan bahwa pasar yang terletak di jalan Pancoran, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, itu saat ini sudah sepi.

"Dua tahun ini Pasar Glodok ditinggal pembeli," ujar Iqbal, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (14/7/2017) siang.

Pria yang telah bekerja di pasar tersebut sejak 2012 itu membandingkan kondisi Pasar Glodok kini dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Waktu saya mulai kerja, pasar ini ramai banget, sampai jembatan penghubung Pasar Glodok sama Orion Plaza aja bisa rame banget. Sekarang sepi banget," ujar dia.

(baca: Sepi, Toko Elektronik di Pasar Glodok Berganti Jadi Gudang)

Suasana pusat perbelanjaan di Plaza Elektronik, Glodok, Jakarta barat, Rabu (14/7/2017). Perdagangan berjalan normal meskipun ada sebagian kios yang ditutup akibat sepi pembeli.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana pusat perbelanjaan di Plaza Elektronik, Glodok, Jakarta barat, Rabu (14/7/2017). Perdagangan berjalan normal meskipun ada sebagian kios yang ditutup akibat sepi pembeli.

(baca: Ini Asal-usul Nama Glodok dan Pancoran di Jakarta)

Iqbal melanjutkan, Pasar Glodok mulai dibuka pada pukul 08.30 WIB dan mulai beroperasi pada pukul 10.30 atau 11.00 WIB.

"Tapi kan bisa dilihat jam segini belum pada rame kiosnya," ucap Iqbl.

Menurut Iqbal, bangunan Pasar Glodok saat ini juga sudah tidak terawat. Selama dia bekerja, belum pernah dilakukan renovasi pada pasar tersebut.

"Eskalator itu banyak yang rusak enggak diperbaiki. Bangunannya juga udah mulai jelek," tuturnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

Megapolitan
Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Megapolitan
Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Megapolitan
UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Penyandang Disabilitas hingga Lansia di Jakut Bisa Urus e-KTP di Rumah, Begini Caranya

Penyandang Disabilitas hingga Lansia di Jakut Bisa Urus e-KTP di Rumah, Begini Caranya

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

Megapolitan
Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Tambah Layanan Bike Sharing di Ibu Kota

Pemprov DKI Bakal Tambah Layanan Bike Sharing di Ibu Kota

Megapolitan
Gubernur Banten Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka, Syaratnya...

Gubernur Banten Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka, Syaratnya...

Megapolitan
Dinkes DKI: Positivity Rate 10,5 Persen untuk Sehari Kemarin, Secara Mingguan Angkannya 5,5 Persen

Dinkes DKI: Positivity Rate 10,5 Persen untuk Sehari Kemarin, Secara Mingguan Angkannya 5,5 Persen

Megapolitan
Klaim Sudah Berdamai dengan Seniman, Jakpro Lanjutkan Revitalisasi TIM

Klaim Sudah Berdamai dengan Seniman, Jakpro Lanjutkan Revitalisasi TIM

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Putuskan untuk Menarik Commitment Fee Formula E

Pemprov DKI Belum Putuskan untuk Menarik Commitment Fee Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X