Sandiaga Belum Berpikir soal Rotasi Pejabat DKI Jakarta

Kompas.com - 15/07/2017, 18:42 WIB
Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menghadiri Gebyar Festival Pencak Silat Betawi di RPTRA Nusantara, Ulujami, Sabtu (15/7/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menghadiri Gebyar Festival Pencak Silat Betawi di RPTRA Nusantara, Ulujami, Sabtu (15/7/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bahwa belum ada rencana untuk melakukan rotasi pejabat DKI sesaat setelah dia dilantik pada Oktober 2017 nanti.

Sandiaga mengatakan, saat ini pihaknya melalui tim sinkronisasi fokus terhadap penyelarasan visi-misi dengan program yang masuk dalam APBD.

"Kami fokus hanya sinkronisasi dulu. Belum ada pembicaraan soal personalia dan bukan mandat kita sampai nanti menjabat," ujar Sandiaga di RPTRA Nusantara, Ulujami, Sabtu (15/7/2017).

Hal ini dia sampaikan setelah mengomentari tentang rotasi pejabat DKI yang baru saja dilakukan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.


Sandiaga mengatakan, rotasi ini tidak lazim karena dilakukan saat masa jabatan Djarot kurang dari 6 bulan. Namun, Sandiaga mengetahui Djarot diperbolehkan melakukan itu selama mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri.

Sandiaga pun tidak ingin berburuk sangka dan meyakini tindakan Djarot untuk kebaikan warga Jakarta.

"Walaupun tidak lazim karena (masa jabatan) di bawah 6 bulan, tapi karena niatnya untuk mempercepat kinerja SKPD dalam melayani masyarakat, ya kita jangan suudzon (berburuk sangka) dulu," ujar Sandiaga.

(Baca: Sandi: Walau Rotasi Itu Tak Lazim, Jangan Suudzon dengan Pak Djarot)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X