Ada Proyek, Pengendara Diminta Berhati-hati di Tol Jakarta-Cikampek

Kompas.com - 16/07/2017, 14:02 WIB
Kemacetan panjang terjadi di pintu keluar tol Cikampek hingga Simpang Jomin, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/7/2014). Puncak arus mudik Lebaran 2014 diperkirakan terjadi hari ini. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMO-RODERICK ADRIAN MOZESKemacetan panjang terjadi di pintu keluar tol Cikampek hingga Simpang Jomin, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/7/2014). Puncak arus mudik Lebaran 2014 diperkirakan terjadi hari ini.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu jalur transportasi strategis, penunjang distribusi arus barang dan jasa. Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga membangun Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) yang membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat dengan panjang 36 KM.

"Beban lalu lintas yang dihadapi Jalan Tol Jakarta Cikampek saat ini sangat tinggi, sehingga kondisi arus lalu lintas sangat sensitif terhadap gangguan lalu lintas yg bila terdapat gangguan maka berpotensi terjadinya kepadatan," ujar AVP Corporate Communications PT Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/7/2017).

Ia mengimbau agar para pengguna jalan memperhatikan lokasi penyempitan lajur yang dilakukan melalui rekayasa marka. Beberapa titik di antaranya, di daerah Cibitung tepatnya KM 25+400, KM 26+200, KM 27+050, KM 28+000, dan KM 29+700 Cikarang Utama.

Sementara di titik Cikarang Barat ada pada KM 31+800 dan KM 33+100. Kemudian KM 36+750 Cikarang Barat Utama (Cibatu) dan KM 37+400 Cikarang Timur. Untuk pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta - Cikampek II (Elevated), ditargetkan akan selesai pada tahun 2019.

Selain itu, Dwimawan menjelaskan akan ada pemeliharaan secara bertahap pada tanggal 16 hingga 23 Juli 2017 di beberapa titik. Yaitu akan ada rekonstruksi perkerasan yang dilakukan pada pukul 20.00 hingga 05.00 WIB di lajur 1 KM 36 arah Cikampek.

Untuk arah Jakarta titiknya di lajur 1 KM 28 hingga KM 24 dan lajur 1 KM 37 hingga KM 36. Kemudian akan dilakukan pula Scrapping Filling Overlay, yang dilaksanakan pada pukul 21.00 hingga 05.00 WIB. Untuk arah Cikampek titiknya di lajur 1 dan 2 KM 50 dan KM 52. Untuk arah Jakarta, titiknya di lajur 1 dan 2 KM 53 dan KM 20.

"Kegiatan-kegiatan yang dilakukan bersamaan tentunya banyak membawa dampak kepadatan arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Untuk itu Jasa Marga meminta maaf atas kepadatan yang terjadi selama proses pembangunan dan akan memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jalan yang membutuhkan," kata Dwimawan.

Baca: Tabrakan Beruntun di Tol Cikampek Arah Jakarta, Ekor Kemacetan 7 Km

Untuk menghindari kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek maka pengguna jalan bisa menggunakan jalur alternatif.

Seperti halnya dari arah Jakarta bisa keluar melalui pintu keluar Jatiwaringin atau Jatibening kemudian melalui arteri Kalimalang dan kembali masuk tol melalui GT Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tambun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Megapolitan
Kerumunan Klub Motor di Flyover Rasuna Said Sempat Tutup Dua Lajur Jalan

Kerumunan Klub Motor di Flyover Rasuna Said Sempat Tutup Dua Lajur Jalan

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat di DKI, Ombudsman: Terlalu Dini Menilai Efektivitas Perda Covid-19

Kasus Covid-19 Meningkat di DKI, Ombudsman: Terlalu Dini Menilai Efektivitas Perda Covid-19

Megapolitan
BMKG: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah Jabodetabek pada Minggu Pagi

BMKG: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah Jabodetabek pada Minggu Pagi

Megapolitan
Kerumunan di Flyover Rasuna Said, Polisi Amankan Sejumlah Motor, termasuk Vespa Gembel

Kerumunan di Flyover Rasuna Said, Polisi Amankan Sejumlah Motor, termasuk Vespa Gembel

Megapolitan
Kerumunan di Flyover Rasuna Said Dibubarkan Polisi, Pengendara Motor Kocar-kacir

Kerumunan di Flyover Rasuna Said Dibubarkan Polisi, Pengendara Motor Kocar-kacir

Megapolitan
Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X