Kompas.com - 18/07/2017, 12:25 WIB
Jeremy Thomas didampingi kuasa hukum usai melaporkan delapan oknum polisi diduga pelaku penganiaya putranya ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017). KOMPAS.com / Muttya Andi KetengJeremy Thomas didampingi kuasa hukum usai melaporkan delapan oknum polisi diduga pelaku penganiaya putranya ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menetapkan putra Jeremy Thomas, Axel Matthew, sebagai tersangka dalam kasus narkoba. Penetapan tersangka tersebut setelah polisi melakukan gelar perkara.

"Jadi tentunya perkembangan yang kami dapatkan, Axel telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/7/2017).

Argo menjelaskan, polisi telah menemukan bukti permulaan bahwa Axel terlibat dalam pemesanan narkotika jenis happy five.

"Yang jelas ada keterangan dari saksi, alat bukti yang lain sudah kami dapatkan semua. Baik itu bukti transfer, transfernya itu dilakukan sebelum pelaku itu datang dari Malaysia," kata Argo.

Menurut Argo, dari ribuan butir happy five yang ditemukan saat menangkap JV, orang yang lebih dahulu ditangkap polisi dalam kasus narkoba itu. Axel memesan 1 strip barang haram tersebut dan dia telah mentransfer uang sebesar Rp 1,5 juta kepada JV.

"Pasal yang disangkakan adalah Pasal 62 subsider Pasal 60 ayat (3) jo Pasal 71 ayat (1) UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman di atas 3 tahun penjara," kata Argo.

Kemarin Jeremy Thomas mengatakan bahwa Axel telah dianiaya oleh beberapa orang yang mengaku sebagai polisi di salah satu kamar hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Jeremy juga mengatakan bahwa Axel mengaku telah dipaksa untuk mengaku sebagai pengguna narkoba.

Baca juga: Pengakuan Putra Jeremy Thomas dan Versi Polisi

Dari dokumentasi keluarga Jeremy, terlihat beberapa bekas luka pada wajah Axel. Menurut Jeremy, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (15/7/2017) malam.

Tak terima dengan hal itu, Jeremy melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya dan Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Lihat: Jeremy Thomas Lanjut Laporkan 8 Oknum Polisi ke Bareskrim Polri

Namun Argo kemarin juga telah mengatakan bahwa Axel ditangkap berdasarkan pengembangan kasus pengungkapan penyelundupan narkotika jenis happy five asal Malaysia.

"Jadi begini, Jumat (14/7) di terminal 3 (Soekarno-Hatta) Bea Cukai mengontak, ada dari Kuala Lumpur membawa 1.118 happy five dimasukkan kotak panadol, dari (Polres) Soetta (Soekarno-Hatta) datang ke terminal 3 untuk mengecek. Di sana ditemukan satu orang, diamankan namanya JV itu," kata Argo kemarin.

Lihat juga: Enam Orang Ditahan Sebelum Polisi Tangkap Putra Jeremy Thomas




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Cut Meutia, Pernah Jadi Kantor MPRS Sebelum Dijadikan Tempat Ibadah

Masjid Cut Meutia, Pernah Jadi Kantor MPRS Sebelum Dijadikan Tempat Ibadah

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Depok Bertambah Jadi 1.745 Orang

Pasien Covid-19 di Depok Bertambah Jadi 1.745 Orang

Megapolitan
KAI: Jumlah Penumpang Kereta Api dari Jakarta Masih Terpantau Normal

KAI: Jumlah Penumpang Kereta Api dari Jakarta Masih Terpantau Normal

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 131 Kasus Baru Covid-19 pada 18 April

Kota Bekasi Catat 131 Kasus Baru Covid-19 pada 18 April

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari, 1.000 Warga Terdampak, 5 Orang Luka-luka

Kebakaran di Taman Sari, 1.000 Warga Terdampak, 5 Orang Luka-luka

Megapolitan
BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Anggota TNI Dikeroyok Hingga Tewas di Kebayoran Baru

Anggota TNI Dikeroyok Hingga Tewas di Kebayoran Baru

Megapolitan
Saat Anak 5 Tahun Keluar dari Pesawat Jatuh Tanpa Menderita Luka dalam Kecelakaan 24 Tahun Lalu

Saat Anak 5 Tahun Keluar dari Pesawat Jatuh Tanpa Menderita Luka dalam Kecelakaan 24 Tahun Lalu

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 19 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 19 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Senin 19 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Senin 19 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 19 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 19 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Jatinegara Buron, Mengaku Polisi dan Tembak Korban Pakai Airsoft Gun

Pencuri di Jatinegara Buron, Mengaku Polisi dan Tembak Korban Pakai Airsoft Gun

Megapolitan
Pembobol Indekos Sekaligus Pembegal di Pulogadung Diamankan Polisi

Pembobol Indekos Sekaligus Pembegal di Pulogadung Diamankan Polisi

Megapolitan
Akhir Pekan Ini, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Akhir Pekan Ini, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Megapolitan
Viral Video Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel, Satu Tewas

Viral Video Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel, Satu Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X