Polisi: Dugaan Penganiyaan Putra Jeremy Thomas Kasus Berbeda

Kompas.com - 18/07/2017, 14:11 WIB
Jeremy Thomas didampingi tim kuasa hukumnya memberi keterangan kepada pers sesudah melaporkan delapan oknum polisi ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (17/7/2017), dengan dugaan menganiaya putranya, Axel Matthew Thomas. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJeremy Thomas didampingi tim kuasa hukumnya memberi keterangan kepada pers sesudah melaporkan delapan oknum polisi ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (17/7/2017), dengan dugaan menganiaya putranya, Axel Matthew Thomas.
|
EditorEgidius Patnistik

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasie Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Prayogo, Selasa (18/7/2017), mengatakan dugaan sejumlah anggota Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta menganiaya Axel Matthew Thomas (19), putra dari artis peran Jeremy Thomas, merupakan kasus terpisah yang bereda dengan kasus narkoba yang menjerat Axel saat ini.

Polisi telah menetapkan Axel Matthew sebagai tersangka dalam kasus narkoba dan telah mencekalnya untuk bepergian ke luar negeri.

Baca: Polisi Tetapkan Putra Jeremy Thomas Tersangka Kasus Narkoba dan Polisi Ajukan Cekal untuk Putra Jeremy Thomas.

Dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat Axel Matthew tetap diproses. Ia diduga melakukan transaksi pembelian narkotika jenis happy five asal Malaysia.

"Kasusnya tetap diteruskan, penyelidikan terus berjalan," kata Prayogo.

Jeremy pada Senin kemarin melapor sejumlah anggota polisi ke Propam Polda Metro Jaya atas tuduhan penyekapan dan penganiayaan terhadap Axel pada Sabtu malam yang lalu. Dari dokumentasi keluarga Jeremy, terlihat beberapa bekas luka pada wajah Axel.

Axel sempat dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Menurut Prayogo, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan terhadap anggotanya yang dilaporkan Jeremy ke Propam Polda Metro Jaya. Dia mengaku tidak tahu persis ada berapa anggota yang masih diperiksa Propam sampai saat ini.

"Lebih dari tiga orang yang diperiksa. Untuk jelasnya, boleh tanya ke Propam langsung," kata  Prayogo.

Baca juga: Pengakuan Putra Jeremy Thomas dan Versi Polisi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

Megapolitan
Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Megapolitan
Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Megapolitan
Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Megapolitan
Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Megapolitan
HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

Megapolitan
2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Megapolitan
Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Megapolitan
Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X