Kapolda Sebut Penangkapan Putra Jeremy Thomas Sesuai Prosedur

Kompas.com - 18/07/2017, 14:46 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan memberikan keterangan terkait pengembangan kasus satu ton sabu, di salah Hotel Cirebon, usai melantik Perbakin, Jumat (14/7/2017). Iriawan menyampaikan satu pelaku yang kabur sudah berhasil ditangkap Kamis malam tak jauh dari lokasi awal. KOMPAS.com/ Muhamad Syahri RomdhonKapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan memberikan keterangan terkait pengembangan kasus satu ton sabu, di salah Hotel Cirebon, usai melantik Perbakin, Jumat (14/7/2017). Iriawan menyampaikan satu pelaku yang kabur sudah berhasil ditangkap Kamis malam tak jauh dari lokasi awal.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Iriawan mengatakan, kepolisian telah mendalami terkait penangkapan anak artis Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas, oleh anggota Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut dia, penangkapan tersebut sudah berjalan sesuai prosedur.

"Sudah dicek memang sesuai prosedur penangkapannya," ujar Iriawan, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Meski demikian, Divisi Profesi dan Pengamanan Polri tetap menelusuri dugaan pelanggaran etik dan disiplin yang dilakukan delapan anggota tersebut.

Sebab, ditemukan luka di beberapa bagian tubuh Axel setelah ditangkap.

Baca: Polisi: Dugaan Penganiayaan Putra Jeremy Thomas Kasus Berbeda

Jeremy juga melaporkan soal dugaan kekerasan itu ke Propam.

"Kami perdalam lagi, propam sedang bekerja. Apapun nanti hasilnya kami akan sampaikan," kata Iriawan.

Iriawan mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjelaskan secara rinci mengenai penangkapan beberapa orang yang terlibat dalam jual beli 1.118 butir happy five itu.

Jika dari pemeriksaan Propam ditemukan kesalahan dari petugas, maka akan ditindak tegas.

"Propam sedang bekerja, untuk internal. Yang eksternalnya, sedang memdalami perilaku pelaku tersebut," kata dia.

Baca juga: Pengakuan Putra Jeremy Thomas dan Versi Polisi

Polisi telah menetapkan Axel sebagai tersangka. Ia dianggap ikut memesan satu strip pil happy five yang didatangkan dari Malaysia.

Polisi menemukan bukti transfer pembelian oleh Axel senilai Rp 1,5 juta.

Iriawan memastikan, penetapan tersangka tersebut sudah berdasarkan dua alat bukti yang cukup.

Kompas TV Polisi Miliki Bukti Anak Jeremy Pesan Narkotika

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Megapolitan
UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Megapolitan
Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Megapolitan
Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Megapolitan
Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X