Imigrasi Cekal Putra Jeremy Thomas Selama 20 Hari

Kompas.com - 18/07/2017, 16:41 WIB
Jeremy Thomas didampingi tim kuasa hukumnya berjumpa dengan para wartawan sesudah mereka melaporkan delapan oknum polisi yang diduga pelaku penganiayaan terhadap putranya, Axel Matthew Thomas, ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (17/7/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJeremy Thomas didampingi tim kuasa hukumnya berjumpa dengan para wartawan sesudah mereka melaporkan delapan oknum polisi yang diduga pelaku penganiayaan terhadap putranya, Axel Matthew Thomas, ke Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (17/7/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno menjelaskan putra Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas (19), dicegah atau dicekal keluar negeri per hari Senin (17/7/2017) kemarin.

Masa pencegahannya berlaku hingga 20 hari ke depan atas permintaan pihak kepolisian yang tengah mengusut kasus narkoba yang melibatkan Axel.

"Permohonan pencegahan oleh Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta atas dasar sedang dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan terkait kasus psikotropika," kata Agung saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/7/2017).

Agung menjelaskan, Axel sempat hendak bepergian ke Singapura pada Selasa pagi melalui Bandara Soekarno-Hatta. Namun, karena permohonan pencegahan telah keluar, maka Axel terpaksa membatalkan perjalanannya.

Baca: Begini Kondisi Putra Jeremy Thomas Usai Ditetapkan sebagai Tersangka

"Yang bersangkutan tidak bisa ke luar negeri dan akan dilakukan penangkalan, pencegahan keberangkatan kalau yang bersangkutan minta ke luar negeri," tutur Agung.

Polisi telah menetapkan Axel sebagai tersangka kasus narkoba siang tadi. Penetapan tersangka didasarkan pada bukti permulaan bahwa Axel terlibat dalam pemesanan narkotika jenis happy five.

Namun, Axel belum ditahan oleh polisi. Penahanan akan dilakukan guna penyelidikan lebih lanjut setelah Axel diperbolehkan meninggalkan perawatannya di rumah sakit.

Baca: Alasan Polisi Belum Menahan Putra Jeremy Thomas

Kompas TV Polisi Miliki Bukti Anak Jeremy Pesan Narkotika



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Megapolitan
Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Megapolitan
Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Megapolitan
RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung Akan Diuji Coba Pekan Ini

Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung Akan Diuji Coba Pekan Ini

Megapolitan
Wagub: Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik, Angka Kematian Terus Turun, Kini 1,6 Persen

Wagub: Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik, Angka Kematian Terus Turun, Kini 1,6 Persen

Megapolitan
Polisi: Pelaku Investasi Fiktif Mengaku Menantu Mantan Petinggi Polri, Korban Rugi Rp 39 Miliar

Polisi: Pelaku Investasi Fiktif Mengaku Menantu Mantan Petinggi Polri, Korban Rugi Rp 39 Miliar

Megapolitan
Selama Pandemi, Dinas LH DKI Musnahkan 1,5 Ton Limbah Masker

Selama Pandemi, Dinas LH DKI Musnahkan 1,5 Ton Limbah Masker

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Bekasi: Rawalumbu Jadi Kecamatan dengan Kasus Aktif Terbanyak

Update Covid-19 di Kota Bekasi: Rawalumbu Jadi Kecamatan dengan Kasus Aktif Terbanyak

Megapolitan
Cerita Arif Yahya Pasien Klaster Liburan: Saya Dulu Tidak Percaya Covid-19 Ada

Cerita Arif Yahya Pasien Klaster Liburan: Saya Dulu Tidak Percaya Covid-19 Ada

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X