Diduga Manipulasi Pajak, Bapenda Kota Bekasi Didemo Massa GMBI

Kompas.com - 24/07/2017, 14:33 WIB
Anggota Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Senin (24/7/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahAnggota Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Senin (24/7/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah anggota Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Senin (24/7/2017) sejak pukul 10.40 WIB. Mereka menuntut agar ada tindak lanjut terhadap  dugaan tindak manipulasi dan mark up pemberian insentif pemungutan pajak atau retribusi yang dilakukan Bapenda Kota Bekasi.

"Tujuan kami datang ke gedung Bapenda Kota Bekasi tidak ada negosiasi atau pertemuan dengan siapa pun. Kami memberitahukan bahwa ini ada masalah pajak dan retribusi kebocoran pajak, kami akan dorong persoalan ini ke kejaksaan," kata anggota GMBI Kota Bekasi, Mandor Baya.

Ia mengatakan, setelah berunjuk rasa di depan Gedung Bapenda mereka akan berpindah tempat ke depan Kejaksaan Kota Bekasi.

“Buktinya sudah ada, kami nggak bergerak tanpa data. Kami akan begerak ke kejaksaan, tidak akan negosiasi hari ini. Kami akan bergerak terus mendorong kejaksaan negeri untuk menindaklanjuti persoalan yang sudah kami laporkan,” kata Baya.

Menurut Baya, GMBI sudah melaporkan beberapa oknum, salah satunya adalah Kepala Bapenda Kota Bekasi. Ia berharap, agar oknum-oknum yang diduga terlibat dalam mark up upah pemungutan pajak itu dapat diproses hukum sehingga masalah tersebut bisa ditindaklanjuti dan diselesaikan.

Pada sekitar pukul 12.30 WIB massa GMBI bergerak dari Gedung Bapenda ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X