Polisi Khawatir Putra Jeremy Thomas Melarikan Diri

Kompas.com - 25/07/2017, 14:50 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, pada Senin (17/7/2017). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, pada Senin (17/7/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan pihak Axel Matthew. Axel merupakan putra dari artis Jeremy Thomas yang sedang terjerat kasus narkotika.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik menolak permohonan tersebut lantaran takut Axel melarikan diri.

"Itu salah satunya, dia mau lari juga toh. Dikhawatirkan mau melarikan diri," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/7/2017).

Axel sendiri pernah diamankan oleh petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta saat hendak pergi ke Singapura. Dia beralasan ke Singapura untuk menjalani perawatan di salah satu rumah sakit.


Baca: Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Putra Jeremy Thomas

"Kalau misalnya dia dikabulkan, yang lain minta enggak? Pasti minta ya. Ini yang namanya psikotropika dan narkoba tidak ada (penangguhan penahanan) ya. Kita belum diizinkan penyidik untuk dikabulkan penangguhan penahanan," kata Argo.

Polisi menetapkan Axel sebagai tersangka dalam kasus narkoba. Dari gelar perkara, polisi telah menemukan bukti permulaan bahwa Axel terlibat dalam pemesanan narkotika jenis happy five.

Argo mengatakan, awalnya polisi mengamankan ribuan butir happy five saat menangkap JV. Kemudian polisi menemukan bukti Axel mentransfer uang sebesar Rp 1,5 juta kepada JV untuk membeli satu strip happy five.

Dalam pemeriksaan di Mapolres Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (18/7/2017) malam, Axel mengaku telah memesan narkotika tersebut.

Baca: Reaksi Jeremy Thomas soal Ditolaknya Penangguhan Penahanan Putranya

Kompas TV Artis Jeremy Thomas akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap anaknya, Axel Mathew Thomas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Megapolitan
Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Megapolitan
Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Megapolitan
Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Megapolitan
Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Megapolitan
Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Megapolitan
Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Megapolitan
Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Megapolitan
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Megapolitan
Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Megapolitan
Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Megapolitan
Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Megapolitan
Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Megapolitan
35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X