"Pak Pengelola Rusun, Tunggu Saja Saya 3-5 Tahun Lagi Tutup Usia..."

Kompas.com - 26/07/2017, 07:00 WIB
Siti Bunga atau Nek Mimi, penghuni rusunawa Pesakih yang hidup seorang diri, Selasa (25/7/2017). Lila Wisna PutriSiti Bunga atau Nek Mimi, penghuni rusunawa Pesakih yang hidup seorang diri, Selasa (25/7/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesulitan membayar biaya sewa bulanan rusun Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat dirasakan oleh salah satu penghuni yaitu Siti Bunga (70). Wanita paruh baya yang akrab disapa Nek Mimi itu tinggal seorang diri.

Nek Mimi merupakan salah satu penghuni rusun imbas penggusuran di Muara Angke. Ia hidup sebatang kara di rusun Pesakih Blok B/210 dan telah menunggak biaya sewa rusun. 

"Nunggaknya sudah terhitung sejak Juni 2016, berarti ya sudah 13 bulan ini," ujar Nek Mimi saat ditemui Kompas.com di unitnya, Selasa (25/7/2017).

Ia merantau ke Jakarta sejak 1977 dengan membawa kedua anaknya. Sementara itu, sudah lebih dari 3 bulan kedua anaknya tidak ada yang menjenguk.

Baca: Tunggakan Sewa Rusun Pesakih Mencapai Rp Rp 669 Juta

Nek Mimi mengaku tidak ada satu pun dari anaknya yang mengetahui dan mau mengurus tunggakan rusun yang dihuninya.

"Dari lebaran kemarin sudah enggak dikunjungi lagi, ke sini juga enggak nitipin uang," ujarnya.

Salah satu anaknya yang telah menikah sudah mengajaknya tinggal bersama, namun Nek Mimi segan merepotkan apabila harus tinggal di rumah keluarga menantunya.

Kini ia hidup sendiri dari penghasilan serabutan seperti membentuk kardus kue, membantu pekerjaan rumah tangga para tetangga hingga memijat.

"Tiap hari ada aja rejekinya kalau enggak lagi ngerjain kardus. Ada yang minta dipijet apa dibantu kupas-kupas bahan makanan," ujar Nek Mimi, sambil tersenyum.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Bocah di Bekasi Meraung-raung karena Dipukuli gara-gara Tak Kerjakan PR Viral di Medsos

Video Bocah di Bekasi Meraung-raung karena Dipukuli gara-gara Tak Kerjakan PR Viral di Medsos

Megapolitan
Kemenhub Tetap Proses Usulan Trase LRT Velodrome-Klender dari Anies meski Tak Sesuai Perpres

Kemenhub Tetap Proses Usulan Trase LRT Velodrome-Klender dari Anies meski Tak Sesuai Perpres

Megapolitan
Nasib Korban Gusuran di Cilincing, Terpaksa Angkat Kaki Pindah ke Kampung Sebelah

Nasib Korban Gusuran di Cilincing, Terpaksa Angkat Kaki Pindah ke Kampung Sebelah

Megapolitan
Anggaran Pembangunan Sekolah Baru Hanya Rp 3,8 M, sedangkan RKT DPRD DKI Rp 888 M

Anggaran Pembangunan Sekolah Baru Hanya Rp 3,8 M, sedangkan RKT DPRD DKI Rp 888 M

Megapolitan
Kasudin Pendidikan Wilayah I Jaktim Meninggal akibat Covid-19, Kantor Ditutup 3 Hari

Kasudin Pendidikan Wilayah I Jaktim Meninggal akibat Covid-19, Kantor Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Dicabuli dan Dipaksa Nonton Video Porno di Rumah Ibadah

Bocah 11 Tahun Dicabuli dan Dipaksa Nonton Video Porno di Rumah Ibadah

Megapolitan
Alasan Idris Tampil Virtual di Debat Terakhir Pilkada Depok meski Sudah Negatif Covid-19

Alasan Idris Tampil Virtual di Debat Terakhir Pilkada Depok meski Sudah Negatif Covid-19

Megapolitan
Simulasi Penanganan Banjir di Cililitan, Posko Pengungsi Positif Covid-19 Dipisah

Simulasi Penanganan Banjir di Cililitan, Posko Pengungsi Positif Covid-19 Dipisah

Megapolitan
Debat Terakhir Pilkada Depok, Idris Tampil Virtual walau Sudah Negatif Covid-19

Debat Terakhir Pilkada Depok, Idris Tampil Virtual walau Sudah Negatif Covid-19

Megapolitan
Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Sara Ingin Dirikan SLB di Tangsel

Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Sara Ingin Dirikan SLB di Tangsel

Megapolitan
Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan Ditangkap, Polisi: Motifnya untuk Menyebarkan Saja

Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan Ditangkap, Polisi: Motifnya untuk Menyebarkan Saja

Megapolitan
Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda

Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda

Megapolitan
Bentrok Pengemudi Ojol dan Dishub di Bulungan akibat Pentil Motor Dicabut Berakhir Damai

Bentrok Pengemudi Ojol dan Dishub di Bulungan akibat Pentil Motor Dicabut Berakhir Damai

Megapolitan
Ini Alasan Sara Bersedia Maju di Pilkada Tangsel 2020

Ini Alasan Sara Bersedia Maju di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Merasa Difitnah, Ali Ngabalin Laporkan 2 Orang ke Polda Metro Jaya

Merasa Difitnah, Ali Ngabalin Laporkan 2 Orang ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X