Kompas.com - 26/07/2017, 13:24 WIB
Razia preman yang digelar Polresta Depok di Terminal Depok di Jalan Margonda, Rabu (26/7/2017) siang. Razia digelar dalam rangka Operasi Pekat Jaya. Kompas.com/Alsadad RudiRazia preman yang digelar Polresta Depok di Terminal Depok di Jalan Margonda, Rabu (26/7/2017) siang. Razia digelar dalam rangka Operasi Pekat Jaya.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono


DEPOK, KOMPAS.com - Polres Kota Depok menggelar Operasi Pekat Jaya di Terminal Depok, Jalan Margonda, Rabu (26/7/2017) siang.

Pada razia tersebut diamankan sejumlah pria yang tidak memiliki identitas dan sebuah sepeda motor yang kondisinya dinilai tidak taat aturan.

Polisi juga menyita ratusan botol minuman keras berbagai jenis dari sebuah warung yang masih berada di area terminal. Jenis minuman keras yang diamankan petugas di antaranya adalah jenis whiskey dan bir.

Miras yang disita langsung dikumpulkan di mobil pick up milik polisi dan dibawa ke Mapolresta Depok.

Wanita pemilik warung itu terlihat pasrah dan enggan bicara menyaksikan barang dagangannya disita.

Oleh polisi, wanita pemilik warung yang menjual minuman keras turut diamankan ke Mapolres.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Operasi Pekat Jaya di Terminal Depok dipimpin Kanit Jatanras Inspektur Satu Harun Ar Rasyid. Menurut Harun, orang-orang yang diamankan dari terminal akan dimintai keterangan.

"Jika ditemukan ada pelanggaran pidana, akan kami tindak. Jika tidak (ada pelanggaran), akan kami bina," ujar Harun.

(baca: Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan, Bau Alkohol Menyengat di Monas)

Menurut Harun, razia dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban bagi masyarakat.

"Sebelumnya kami menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai aktivitas meresahkan di terminal," ujar Harun.

Hingga berita ini ditayangkan, pemeriksaan terhadap orang-orang yang diamankan dari Terminal Depok masih berlangsung. Polisi belum dapat memastikan apakah ada yang dinyatakan melanggar pidana atau tidak.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.